Bilal Lumpuh, Ditinggal Kedua Orang Tuanya

07 April 2018 - 19:34:58 | 1998 | HUMANIORA

DL/07042018/KALIANDA

---- Suratan yang tak menyenangkan bagi nasib seorang anak berusia 15 tahun bernama Bilal. Remaja ini menderita kelumpuhan sejak usia 4 tahun.

Namun entah apa yang dipikirkan oleh kedua orang tua Bilal, sehingga keduanya meninggalkan Bilal dengan deritanya itu hingga kini.

Saat ini Bilal tinggal di Desa Sukamaju, Kecamatan Way Sulan itu, bersama adiknya, Budi (10), dan kakak perempuannya, Salbia (23).

Budi, yang kini duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) harus rela membagi waktunya untuk merawat kakaknya yang lumpuh.  

Salbia menuturkan, kondisi Bilal dengan penyakitnya itu sudah berlangsung lama. Namun, karena keterbatasan dana, Bilal tidak pernah mendapatkan perawatan medis. Menurutnya, belum diketahui jenis penyakit yang diderita adiknya itu.

“Ada yang menyebut Polio, ada pula yang menyebut lumpuh dan kelainan gizi. Kami bingung dengan keadaan Bilal, segala sesuatunya harus disiapkan. Sementara kami hanya buruh tani yang pendapatannya tak mementu,” kata Salbia seperti dilansir dari laman www.radarlamsel.com.

Alhamdulillah, kini semua berubah. Kehadiran Dinas Kesehatan Lampung Selatan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Kalianda yang menjemput Bilal dengan mobil ambulan, Jumat 6 April 2018.

Mereka datang diperintahkan Bupati Lampung Selatan, untuk membawa Bilal agar segera mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Seperti dikatakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kabupaten  Lampung Selatan, Hendra Jaya, kondisi Bilal kini telah tertangani pihak RSUD Bob Bazar Kalianda.

“Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan telah memerintahkan instansi terkait untuk memfasilitasi seluruh pengobatan Bilal. Kepala Dinas Kesehatan saja langsung turun menjemput Bilal dikediamannya,” ujar Hendra Jaya memberi keterangnya.

Hendra juga mengimbau, agar masyarakat aktif melapor ke pengurus RT/RW dan desa jika ada warga miskin yang sakit dan belum tertangani.

“Tangan pemerintah ini terbatas. Jadi, warga jangan sungkan melapor ke kami bila ada yang perlu segera dibantu,” kata Hendra.

Dari pantauan tim lampungselatankab.go.id sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Lampung Selatan juga turut ikut membantu Bilal. Diantaranya Kepala Dinas Pendidikan, Thomas Amrico, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Martoni Sani, dan Camat Way Sulan beserta jajaranya. (Hrs)