Zainudin Warning Kepala Desa Siap diaudit

07 September 2016 - 12:24:00 | 741 | BERITA DAERAH

DL/07092016/KALIANDA

---- Peringatan serius dilontarkan Bupati Lampung selatan Zainudin Hasan kepada Kepala desa (Kades) seluruh Kabupaten Lampung Selatan. Warning ini terkait penggunaan Dana Desa (DD) agar sesuai peruntukan atau sesuai dengan kebutuhan desa. Jika pelaksanaan di luar ketentuan siap-siap bakal terkena audit maupun evaluasi.

Ini ditegaskan Zainudin Hasan pada awak media, usai memimpin rapat koordinasi (rakor) aparatur pegawai di lingkungan pemerintah kabupaten setempat yang berlangsung di Aula Krakatau, Selasa 6 September 2016.

Pihaknya tidak akan segan-segan menindak oknum desa yang menyalahgunakan DD diluar ketentuan. Sebab, belum lama ini dirinya mendapat laporan, diduga sejumlah desa menggunakan DD tidak sesuai kebutuhan desa.

Bahkan ditengarai permasalahan dalam penggunaan DD di Lampung Selatan bermacam-macam jenis, diantaranya ada desa yang menggunakan dana desa untuk membeli peralatan Organ Tunggal dan ada juga dalam penggunaannya tidak sesuai dengan apa yang dianggarkan.

”Nanti akan kita evaluasi, dikemanakan dana itu dalam membangun desa. Seharusnya aparat desa dapat memaksimalkan DD untuk pembangunan di desa,” ungkap Zainudin.

Tahun depan DD harus berdasarkan RPJMDes mereka. “Kita akan lihat dulu RPJMDes-nya, kalau ada kekurangan nanti akan kita benahi,” ujarnya.

Penggunaan dana desa tahun yang akan datang, dari 100 persen anggaran yang diterima oleh desa, 70 persen digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan, 10 persen digunakan untuk BUMDes. Sedangkan, sisanya 20 persen untuk lain-lain sesuai dengan kebutuhan desa.

”Jadi, 10 persen untuk BUMDes itu nantinya saya mempunyai program seluruh masyarakat Lamsel mempunyai Jamban atau sanitasi seluruh rumah. BUMDes ini berperan masyarakat yang belum mampu membuat Jamban. Bisa menggunakan BUMDes untuk meminjam dananya dan akan dicicil sampai lunas dan BUMDes mendapatkan untung. BUMDes ini dari masyarakat untuk masyarakat,” jelasnya.

Sebelum dana desa tahap kedua turun kedesa, Bupati akan memanggil seluruh kepala desa untuk menjelaskan peruntukan dana desa. ”Mungkin nanti kita akan minta Kodim, Polres, kalau bisa Kejaksaan ikut andil memantau proses pengerjaan dana desa. Ini supaya penggunaan dana desa sesuai dengan peruntukannya,” ujarnya. (Hrs)