DPR RI Akan Realisasikan Proyek Rp570 M

04 November 2015 - 07:57:12 | 1728 | PARLEMENTARIA

 

DL/3112015/JAKARTA

----- DPR RI pada tahun 2016 akan melaksanakan rencana pembangunan di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta.

Anggaran Rp570 Miliar dalam APBN 2016, digunakan untuk Pembangunan Gedung DPR RI untuk Ruang Kerja dan Alun-alun Demokrasi.

Ada 7 tahapan dalam pembangunannya, yakni, Pembangunan Alun-alun Demokrasi untuk memfasilitasi publik yang ingin melakukan demonstrasi.

Kedua, Pembangunan Museum dan Perpustakaan DPR RI, untuk pembangunan Museum, pihak DPR RI akan memakai Gedung Nusantara atau yang dikenal dengan Gedung Kura-kura.

Ketiga, Pembangunan Akses Publik untuk memudahkan publik mengunjungi fasilitas-fasilitas yang ada di Kompleks Parlemen.

Keempat, Pembangunan Pusat Pengunjung Parlemen dalam bentuk area tertutup dengan restoran, toko cendera mata, dan lainnya.

Kelima, Pembangunan Ruangan Pusat Pengkajian Legislasi dan Rancangan Undang-undang.

Keenam, Pembangunan Ruang Kerja untuk Anggota DPR RI dan Tenaga Ahli.

Ketujuh, Pengintegrasian Kawasan Legislatif di Senayan menjadi satu Kawasan Parlemen. Kawasan ini akan dijadikan ikon Nasional.

Pendanaan untuk ketujuh tahap pembangunan fasilitas dan gedung baru DPR RI ada pada APBN 2016, 2017 dan 2018.

DPR RI sudah mengalokasikan anggaran Rp.127 Miliar dari APBN-P 2015. Anggaran tersebut akan digunakan untuk persiapan awal pembangunan alun-alun demokrasi.

Sekretaris Jenderal DPR RI, Winantuningtyastiti mengatakan bahwa alokasi anggaran sebesar Rp.570 Miliar untuk penataan kompleks parlemen tersebut berada di bawah mata anggaran "Renovasi dan Penataan Kawasan" ujarnya di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Senin (2/11).

Dan, ada tiga komponen kegiatan dalam alokasi anggaran gedung baru kurang lebih Rp.490 Miliar, yakni untuk pelaksanaan konstruksi dan pengelola kegiatan. (R y a n)