Festival Melinting VI Bukti Keseriusan Pelestarian Budaya

19 April 2016 - 18:39:17 | 2079 | SENI & BUDAYA

DL/19042016/Pugung Raharjo

---- Pergelaran seni budaya Lampung yang dikemas dalam Festival Melinting VI di Taman Purbakala Pugung Raharjo Lampung Timur merupakan bukti keseriusan dalam pelestarian dan pengembangan seni budaya Lampung.

Para pelaku seni dan budaya serta unsur pemerintah memberikan kekuatan lain dalam setiap tindakan pelestarian budaya dan senidi negeri ini.

Dalam festival yang dihelat Minggu, 17 April 2016 ini memberikan secercah harapan betapa seni dan budaya Lampung memang harus segera mendapatkan perhatian ekstra dari para pemangku kekuasaan, dalam kaitannya dengan dukungan dan fasilitas.

Hadirnya bupati Lampung Timur, Chusnunia di sini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat adat dan seni serta pemerintah Lampung Timur, karena sama-sama akan bahui membahu dalam proyek besar pelestarian dan pengembangannya.

Dalam acara tersebut dihelat penampilan kesenian daerah Lampung dan loma tari kreasi Melinting yang diikuti 25 peserta dari berbagai sanggar di Lampung Timur.

Pada pembukaan festival Melinting ke VI ini selain acara kesenian dan kebudaya juga ada dua penyerahan secara simbolik sertifikat warisan budaya yang ada di Lampung kepada Bupati Lampung Timur, Sultan Ratu Melinting, Putri Indonesia dan Ketua Taman Purbakala Pugung Raharjo.
Penyerah 2 sertifikat Warisan Budaya Tak Benda Indonesia itu adalah masing-masing:

Salinan sertifikat “Tari Melinting” ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada 17 Oktober 2014 dengan No Registrasi: 153988 E /MPK.A/DO/2014, diserahkan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Lampung diwakili oleh Kabid Ekonomi Kreatif Marlina, SH, MM.

Salinan sertifikat “Gamolan”,  Gamolan ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada 17 Oktober 2014 dengan No Registrasi: 153988 A /MPK.A/DO/2014, alat musik Gamolan dan pin Gamolan oleh Ketua Gamolan Institute Lampung, Novellia Yulistin Sanggem, S.Kom didampingi Duta Gamolan Fajar Ramadhan.

Tujuan penyerahan simbolik ini adalah mandat untuk turut bertanggung jawab melindungi, melestarikan dan mengembangkan warisan budaya Lampung khususnya Tari Melinting dan Gamolan. Harapannya agar Gamolan dan tari melinting dapat berkolaborasi dan menjadi sebuah seni kreasi pertunjukan.

Upaya ini adalah salah satu misi membawa warisan budaya Lampung yang telah ditetapkan nasional untuk dapat ditetapkan di dunia (Unesco).
Karena untuk sampai menuju cita-cita mulia menjadikan warisan budaya Lampung tercatat di Unesco harus ada peran serta baik dari pemangku kebijakan, pemangku adat, duta Lampung dan Indonesia, stake holder wisata dan budaya serta seluruh masyarakat Lampung.

Acara ini dihadiri oleh oleh Bupati Lampung Timur juga dihadiri oleh Sultan Ratu Idil muhammad Tihang Igama IV, Putri Indonesia Felicia Hwang, rombongan dari Gamolan Institute Lampung, Novellia Yulistin Sanggem, Fajar RM, Duta Gamolan dan Arya Purbaya beserta rombongan juri Hasyimkan, Dian Anggraeni dan Indra Bulan. (Citra)