Dompet Dhuafa Pendidikan Ajak Anak Merawat Indonesia

20 April 2018 - 23:34:23 | 2286 | NASIONAL

DL/20042018/Bogor

---- Sebagai lembaga yang fokus pada bidang pendidikan, Dompet Dhuafa Pendidikan menyadari pentingnya menanamkan kecintaan terhadap budaya Indonesia sejak dini.

Oleh karena itu, berkolaborasi dengan Batik Handayani Dompet Dhuafa Pendidikan menyelenggarakan Lomba Fashion Show Baju Adat pada 19 April 2018 bertempat di Botani Square, Bogor.

Acara yang mengangkat tema Merawat Indonesia Sejak Dini ini disambut antusias oleh masyarakat daerah Jabodetabek, terbukti dengan banyaknya peserta yang mendaftar.

Sebanyak 50 peserta Fashion Show kategori TK dan SD menunjukkan kebolehan merek memeragakan baju adat dari berbagai penjuru nusantara.

Zulfa Nurhikmah sebagai ketua panitia menjelaskan bahwa selain bertujuan menanamkan rasa cinta anak kepada budaya sejak dini, penyelenggaraan acara ini juga bertujuan untuk menanamkan karakter percaya diri dan pemberani pada anak, seperti karakter pemberani yang dimiliki ibu Kartini.

“Selain menanamkan karakter percaya diri dan pemberani, kami (Dompet Dhuafa Pendidikan) juga tak lupa untuk mengajak masyarakat berbagi dalam acara ini. Setiap biaya pendaftaran yang dibayarkan oleh peserta sudah termasuk donasi untuk program pendidikan yang dijalankan oleh Dompet Dhuafa.” Tutur Zulfa.

Seminar Parenting juga dilaksanakan untuk menfasilitasi orang tua peserta lomba. Seminar dengan tema Tips dan Trik Membangun Komunikasi Efektif dan Berpengaruh Terhadap Anak ini diberikan oleh seorang narasumber ahli Hypno Parenting, Titik Maryani. Seminar tak hanya diikuti oleh peserta dan orang tua saja, namun juga masyarakat umum.

Penilaian Lomba Fashion Show dilakukan secara tertutup selama pelaksanaan seminar Parenting. Penilaian dilakukan oleh 3 dewan juri yang telah berpegalaman di bidangnya.

Dewan juri pada lomba ini antara lain Duta pariwisata Depok, Mojang Bogor dan pemilik Batik Handayani. Acara Lomba fashion Show Baju Adat dan Seminar Parenting ditutup dengan pengumuman para juara di setiap kategori.

“Melalui perlombaan ini, kami juga berharap para peserta dapat belajar untuk bersaing secara sportif. Sifat sportif ini akan menjadikan anak belajar untuk menampilkan yang terbaik untuk bisa menang, sebaliknya ia juga harus menerima kekalahan dengan  lapang dada” Tutup Zulfa. (lis)