Fix, Kontingen PON XXI Lampung 650 Personil

DL/Bandarlampung/sport/06022024

---- Ketua Harian KOmite Olahraga nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung, Brigjen (Purn) TNI Amalsyah Tarmizi, mengungkapkan bahwa KONI Lampung dihadapkan pada tugas dan tanggungjawab yang sangat berat untuk membentuk kontingen yang akan diberangkatkan ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh dan Sumatera Utara September tahun ini.

Ini diungkapkan Amalsyah saat rapat koordinasi bersama Ketua Umum KONI Lampung, Arinal Djunaidi dan seluruh pengurus KONI Lampung beberapa hari lalu.

Amalsyah yang juga dalam keseharian terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak baik intern maupun ekstern KONI Lampung itu, mengisyaratkan bahwa banyak pihak berkompeten harus membantu KONI dalam hal pendanaan kontingen PON Lampung.

“Tentu kami mengetuk kepedulian semua pihak yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan KONI Lampung bisa memberikan bantuannya. Tentu kita harus mengerti bahwa secara teknis kontingen kita sudah menunjukkan angka yang dua kali lipat dari PON sebelumnya di Papua tahun 2021. Dengan total 654 orang, ini merupakan jumlah tertinggi sepanjang sejarah peserta terbesar selama keikutsertaan Lampung pada PON,” katanya.

Jumlah itu, tambah Amalsyah, terdiri dari 364 atlet, 128 pelatih, 54 menejer dan 60 Panitia KONI provinsi Lampung, ditambah 10 orang unsur pimpinan KONI, 12 Forkopimda dan komisi V DPRD Lampung dan 12 personil tim kesehatan.

“Biaya yang diperlukan KONI itu kan bukan hanya untuk latihan atlet lolos PON saja. Juga untuk operasional pemberangkatan kontingen, perlengkapan kontingen, makan minum dan masih banyak hal yang memerlukan biaya.” Ungkap mantan Danrem 043 Gatam itu.

Oleh karenanya dia berharap agar KONI Lampung benar-benar mendapat tambahan biaya untuk persiapan KONI dari tahapan pelatporv, try-out cabor hingga pemberangkatan kontingen ke PON di Aceh dan Sumatera Utara.

“KONI Lampung kali ini benar-benar memprioritaskan untuk kepentingan atlet, baik untuk pelatihan provinsi (Pelatprov) termasuk try-out, ada yang di dalam negeri ada juga yang ke luar negeri. Ini semua upaya bagaimana KONI bisa mempertahankan posisi 10 besar di PON atau lebih dari itu. Semua upaya dilakukan dengan sebaik-baiknya dan penuh perhitungan tentunya,” kata Amalsyah.

KONI Lampung telah pula mereshufle kepengurusan dengan mengurangi 19 personil, yang awalnya ada 96 personil kini tinggal 77 orang, yang diharapkan akan lebih fokus dan serius untuk menyiapkan segala sesuatunya tentang kontingen PON Lampung.

“Seperti harapan bapak ketua umum. Reshufle ini untuk kebaikan organisasi. Selain itu semua pengurus juga diharapkan bisa all out dalam mengurus organisasi ini. Dan beliau serius ingin mewujudkan olahraga Lampung kembali berjaya. Dan dengan tegas menyatakan akan memberangkat seluruh atlet dengan target yang realistis serta terus dipantau oleh KONI,” ujarnya.

Oleh karenanya harus diimbangi oleh seluruh cabor. “Mumpung waktunya masih cukup. Persiapkan dengan baik. Kami akan catat, siapa saja yang hanya berniat jalan-jalan saja di PON. Itu sangat mudah untuk memonitornya.” Ungkapnya. (don)

keterangan foto: Amalsyah saat menyerahkan hadiah lari marathon di Bandarlampung. (foto: don)