Aleg PKS : Sangat Disayangkan Utang Digunakan untuk Bayar Utang

DL/20022021/Jakarta
---- Anggota Fraksi PKS DPR RI Komisi XI, Junaidi Auly
memberikan pandangan terhadap kenaikan jumlah utang yang dimiliki Indonesia
hingga saat ini. Junaidi menilai bahwa utang yang terus menerus meningkat ini
akan mengurangi anggaran-anggaran pembangunan dan menghambat jalannya pemulihan
ekonomi secara nasional.
“Dengan bertambahnya utang kita, berarti APBN akan terus-menerus terbebani,
sehingga semakin menghambat anggaran untuk belanja kebutuhan sosial. Dalam
jangka pendek, hal ini akan membuat investasi swasta menjadi crowded dan
menghambat jalannya pemulihan ekonomi secara nasional,” jelas Junaidi pada PKS
Legislative Corner Jumat 19 Pebruari 2021.
Junaidi juga menyayangkan pembelanjaan utang yang selama ini dinilai tidak
efektif karena tidak pernah menyentuh sektor produktif dan serapan anggaran
pemulihan ekonomi nasional yang hanya 83 persen.
“Sangat disayangkan, anggaran yang berasal dari utang tidak bisa menyentuh
sektor-sektor produktif sehingga utang hanya digunakan untuk membayar utang,”
ucap Junaidi.
Sebagai penutup, Junaidi menyampaikan saran kepada pemerintah agar utang dapat
dibelanjakan secara efektif agar tidak menambah beban APBN. Menurut Junaidi,
belanja utang ini dapat diarahkan pada sektor-sektor yang mendorong
produktivitas sehingga dapat menjadi modal tambahan bagi pendapatan negara dan
bisa meningkatkan perekonomian Indonesia.
“Utang saat ini merupakan sesuatu yang sulit untuk dihindari karena adanya
defisit anggaran, saat ini yang kita harapkan pemerintah dapat membelanjakan
utang ini secara efektif dan efisien. Langkah yang sudah dilakukan adalah
membelanjakan utang ini untuk mengatasi persoalan kesehatan dan juga untuk
pemulihan ekonomi nasional, tetapi yang menjadi bahan evaluasi adalah sejauh
mana langkah-langkah ini membawa dampak positif untuk Indonesia.” tutup
Junaidi. (Had)
Comments