Ketum KONI Lampung Dukung Perbakin Targetkan Medali Lebih Banyak di PON 2028
DL/Bandar Lampung/Menembak/17012026
--- Pengprov Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin)
Lampung bertekad untuk bisa menyumbang lebih banyak medali Emas di PON XXII
tahun 2028.
Ini disampaikan Sekretaris Umum Perbakin Lampung, Hendro
Susanto pada penutupan Shooting Training
Camp II di lapangan Tembak Perbakin kawasan Sukarame, Minggu 17 Januari
2026.
"Perbakin memang sudah secara konsisten menyumbang
medali untuk Kontingen Lampung bahkan sejak PON tahun 2000 sampai sekarang
masih menyumbang medali," Katanya.
Oleh karenanya Perbakin Lampung terus berbenah baik untuk
sarana latihan serta beberapa program yang dijalankan untuk pembekalan secara
teknis untuk para petembak muda.
Hendro mengatakan bahwa secara prestasi Perbakin terus
menggenjot para atlet.
Diproyeksikan pada PON 2028 Lampung bisa mengirimkan 22
atlet dan akan mengikuti 17 nomor dengan prioritas pada 11 nomor lomba.
"Kami memproyeksikan akan memaksimalkan pengiriman
atlet ke PON dengan target 4 medali emas 4 Perak dan 4 Perunggu. Mohon doanya.
Dan selalu mohon dukungan KONI provinsi Lampung," lanjut Hendro Minggu, 18 Januari 2026.
Berani Bertarget
Sementara Ketua Umum KONI provinsi Lampung, Taufik
Hidayat mengatakan bahwa dalam rangka membina prestasi atlet memang harus
berani menetapkan target secara realistis, untuk memacu seluruh komponen cabor
mulai dari Pelatih, Atlet dan pengurus cabor.
"Saya apresiasi tekad pengurus Perbakin Lampung
untuk berani bertarget dengan realistis. Harapannya dengan target yang
dicanangkan itu akan diikuti dengan persiapan yang memadai dan logis,"
kata Taufik di Lapangan Tembak Bandarlampung.
Taufik menegaskan bahwa saat ini cabang olahraga harus mulai
membangun semangat kedaerahannya dengan melakukan berbagai terobosan baik dan
program latihan maupun non teknis lainnya untuk mendorong atletnya berprestasi
lebih baik.
Perbakin saat ini menjadi cabang olahraga prioritas di
KONI Lampung, dengan prestasi sebelumnya yang meraih 2 medali Emas, 2 Perak dan
2 Perunggu di PON XXI Sumut-Aceh, sehingga memiliki tanggungjawab
mempertahankannya di PON yang akan datang.
“KONI Provinsi Lampung akan terus mengawal cabor-cabor,
baik yang pada skala prioritas, sampai kepada cabor yang sudah memiliki
prestasi yang baik. KONI tidak ada anak emas, semua kami akan layani dan
support, namun sesuai dengan kapasitas Cabor dan tentu disesuaikan dengan
kemampuan keuangan KONI Provinsi Lampung,” tambah Taufik.
Taufik kembali menyatakan apresiasinya kepada Perbakin
yang terus aktif bergerak untuk menggairahkan nadi pembinaan dengan berbagai
programnya.
“Teruslah membuat program yang inovatif dan tentunya
membuat para atlet nyaman untuk berlatih dan terus meningkatkan kualitasnya.
Jangan Takut
Dalam kesempatan itu petembak senior yang saat ini
menjadi pelatih utama Perbakin Lampung, Maryono, menyampaikan beberapa masukan
kepada para atlet junior yang mengikuti pelatihan Shooting Training Camp II di Bandarlampung.
“Ada tiga hal yang tidak boleh hilang dari diri seorang
atlet, yakni Jangan ada rasa takut, jangan ragu-ragu dan jangan malu.” Kata
Maryono.
Ras takut, lanjut Maryono, tidak boleh ada di hati setiap
atlet. Karena rasa takut akan menghilangkan potensi yang ada di diri seorang
atlet. Maka harus berani menghadapi segala tantangan di arena pertandingan.
“Kemudian soal ragu. Ini juga yang tidak boleh ada,
karena atlet harus memutuskan sesuatu dengan tegas. Tidak boleh ada keraguan.
Sebab khususnya dalam olahraga menembak adalah fokus dan berfikir tegas.
Sasaran itu sangat kecil untuk dibidik, maka harus menentukan arah dengan tegas
pula, tidak ada keraguan. Dan tidak boleh ada rasa malu yang hanya akan membuat
kita minder. Hasil buruk hari ini bisa diupayakan diperbaiki kemudian. Harus
tegar,” katanya.
Kepada pengurus Cabor Maryono menyampaikan lima hal yang
sangat penting untuk dilakukan demi membina atletnya berprestasi.
“Harus bisa dan berani mencari bibit-bibit atlet
berkualitas, menyiapkan sarana dan prasarana cukup, memiliki pelatih yang professional
dan program yang terencana dan terukur.
Pada Shooting
Training Camp II kali ini diiukuti 26 atlet muda dari berbagai Pengkab dan
Pengkot di seluruh Lampung, dan dipandu oleh para pelatih dan atlet Lampung
yang memiliki kemampuan mumpuni, seperti Maryono, Nanda Suhelmi, dan Theo dari Jakarta.
(dn)





Comments