Sepakbola Lampung Nyaris Pecundangi Jakarta di Pra POPNas Solo

DL/Surakarta/Sport/13102024
--- Tim sepakbola Lampung yang turun di pra kualifikasi
Pekan olahraga pelajar (Pra POPNas) di Solo Jawa Tengah tampil spartan sehingga
nyaris mempecundangi favorit juara, DKI Jakarta dipertandingkan perdana Rabu 13
November 2024 di stadion UNS Surakarta.
Meskipun secara teknik dan fisik tim sepakbola Lampung
berada satu level dibawah anak anak Betawi, namun semangat yang tak kenal lelah
selama pertandingan menyebabkan Lampung bisa mengimbangi permainan cantik
dengan teknik yang bagus dari Jakarta.
Skor akhir 2-2 merupakan hasil maksimal yang dapat diraih
Lampung di pertandingan perdana yang berlangsung di stadion UNS Surakarta, Rabu
13 November 2024 itu.
Babak pertama skor bertahan 1-1. Gol pertama DKI Jakarta dicetak
Yongki Jenerio menit 16, dan dibalas Lampung 5 menit menjelang turun minum
melalui Deni Balaq Firmansyah.
Ferry Pradana, pelatih tim Pra POpnas Lampung mengakui
bahwa ini merupakan hasil terbaik. Bagaimanapun juga DKI Jakarta dengan
beberapa pemain yang masuk tim nasional, bukanlah tim yang mudah dikalahkan.
“Alhamdulillah hasilnya imbang, sudah luar biasa. Anak-anak
main juga luar biasa dengan semangat yang tinggi bisa menutupi kekalahan dari
segi teknik. Namun demikian faktor cuaca yang sangat panas juga sangat
mempengaruhi permainan dan stamina anak-anak. Tetapi hasil draw 2-2 sudah
sangat luar biasa bagi kami,” katanya usai pertandingan.
Serangan Balik
Memang sangat terlihat stamina anak-anak Lampung jauh
menurun pada babak kedua, meskipun secara permainan masih bisa melakukan
berbagai upaya counter attack dan
beberapa kali mengancam gawang DKI Jakarta.
Salah satunya saat menit 67, Lampung melakukan serangan
balik cepat setelah beberapa kali dibombardir serangan lawan. Satu kesempatan
emas diperoleh anak-anak Lampung, namun tendangan Deni Balaq menerpa tiang
gawang, walaupun sebenarnya gawang sudah melompong.
Para pemain-pemain kita harus jatuh bangun dan harus
ditangani oleh tim kesehatan sehingga ini menyebabkan Lampung terus dikurung.
Sebaliknya para pemain DKI secara stamina sangat baik dan dengan postur yang
cukup tinggi sangat tangguh dalam bola-bola atas.
Hingga 15 menit babak kedua, Lampung lebih banyak
tertekan. Dan malapetaka itu datang ketika pemain belakang Lampung dengan
ceroboh memainkan bola di daerah samping kotak 16 Lampung. Akhirnya bola dapat
dicuri pemain DKI Jakarta dan pada menit 60 Muhammad Aldiansyah Taher “menghukum”
tim Lampung dengan tendangan keras setelah beberapa lamngkah menguasai bola di
kotak penalti Lampung, dan langsung menendang pola datar yang gagal diblok
penjaga gawang Lampung I Putu Rama Wiratapa. 2-1 untuk DKI Jakarta.
Namun kedudukan akhirnya kembali imbang 4 menit setelah
itu, saat pemain pengganti Lampung Faiz Mahmuda Irawan yang masuk menggantikan
Maesta Alifi menit 57 melakukan solo run dari sisi kanan pertahanan DKI
Jakarta, dan dengan tendangan terarah ke tiang jauh gawang DKI mampu menjebol
gawang yang dijaga Muhammad Azzam Fahri Ramadhani. 2-2.
Gol ini membuat para pemain DKI Jakarta terkejut dan
kembali meningkatkan serangan bergelombang ke gawang Lampung namun belum
menghasilkan apapun.
Ini membuat anak asuhan Mulyadi frustasi dan melakukan
serangan total, hingga wasit Umar dari Solo menambah 7 menit extra time, namun
kedudukan tetap tidak berubah.
Dengan menahan draw DKI Jakarta, maka langkah selanjutnya
adalah mencuri poin satu lagi melawan Jawa Barat, esok hari di tempat yang
sama. Dimana pada pertandingan pertama hari ini, Jawa Barat menggunduli tim
Papua Selatan dengan skor 10-1.
Wasit Umar memberikan kartu kuning untuk kedua tim,
Lampung 1 kartu kuning untuk Majesta Alifi dan Farel Fajar Saputra, sedangkan
untuk DKI jakarta diberikan kepada Yongki
Jenero.
Esok, Lampung akan menghadapi Jawa Barat,
sementara DKI Jakarta akan menghadapi Papua Selatan. (don)
Comments