Ade Ajak Anindya Bangun Renang Lampung

DL/12102019/Bandarlampung

---- Ketua Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Provinsi Lampung, Ade Utami Ibnu, mengajak dengan semangat mengajak Anindya Novyan Bakrie, Anin, yang juga ketua umum PB PRSI, untuk membangun Lampung khususnya prestasi renang di Bumi Ruwa Jurai.

Ini diungkapkannya saat memberikan sambutan usai dilantik menahkodai PRSI Lampung, Sabtu, 12 Oktober 2019 di Kolam Renang Pahoman Bandarlampung.

“Kita tahu bahwa bang Anin adalah putra Lampung. Dan oleh karenanya saya mengajak bang Anin untuk membangun renang Lampung. Mari bang Anin kita bangun Renang Lampung,” demikian salah satu kalimat dalam sambutannya.

Ade, sebagai ketua terpilih untuk memimpin PRSI periode 2019-2023, sebelumnya mencanangkan bahwa era kepengurusan kali ini adalah era prestasi renang Lampung, tidak lagi berkutat masalah intern yang tidak penting.

Selain itu Ade melaporkan bahwa seirama dengan slogan yang selalu digaungkan oleh Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi tentang membangun Olahraga Lampung Berjaya, sudah melakukan berbagai pekerjaan besar sebelumnya.

“Dapat kami laporkan kepada Ketua Umum PB PRSI, Bang Anindya, saat pertama kali kami mengemban amanah sebagai Ketua PRSI Lampung tahun 2014, Pengprov PRSI Lampung hanya membawahi 3 Pengurus Kabupaten/Kota, namun Alhamdulillah di tahun 2019 berkat perjuangan seluruh pihak, kini terdapat 13 pengkab dan pengkot seluruh Lampung,” katanya.

Dikatakannya ada 3 kabupaten yang belum terbentuk Pengkab adalah Waykanan, Mesuji dan Pesisir Barat.

Usul Bangun Kolam Baru

Ade juga menjelaskan bahwa kini PRSI Lampung sedang mempersiapkan berbagai program peningkatan prestasi renang sebagai persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON). “Bukan hanya untuk persiapan PON 2020, namun juga PON 2024,” jelas Ade.

Dalam kesempatan itu, Ade menuturkan bahwa beberapa hari lalu, saat audiensi dengan Sekda provinsi Lampung, keluarga besar PRSI Lampung mengusulkan pada tahun 2020 perlu dibangun kolam renang prestasi.

“Kolam prestasi ini diperuntukkan khusus bagi atlet unggulan, posisinya bersebelahan dengan kolam utama,” tutur Ade.

Ini dimaksudkan untuk memberikan fasilitas yang cukup untuk para perenang generasi mendatang dalam mengembangkan prestasinya. (ageng)