X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      

Sekolah Jago, Drum Jago

  • Najwa Rashika Az – Zahra dan Yoga Tri Herlambang, salam Rock...

    ---- BANDARLAMPUNG – Gadis bau kencur dengan rambut ikal itu berjalan santai menuju sebuah panggung yang di sana hanya ad satu set drum bermerk Pearl hitam. Bosa dibayangkan, gadis sekecil dia pasti kelelep (terbenam-red) dengan set drum yang begitu megah untuk ukuran orang dewasa.

    Panggung di Mall Kartini – Bandarlampung, itu memang diperuntukkan bagi peserta Drummer Competition dari Pearl Drum, dalam rangka tur di berbagai kota. Di Lampung acara ini diselenggarakan oleh Komunitas Drummer Lampung (Lampung Drummer Communiuty /LDC).

    Anak gadis itu ternyata tidak gentar sedikitpun menghadapi gaharnya drum di depannya. Sesampai di kursi kecilnya, dia langsung menghenatkkan stick dengan keras untuk ujicoba sound system dan monitornya. Sontak hadirin yang memenuhi lantai 4 Mall termegah di Lampung itu bertepuk tangan. Kaget dan kagum.

    Adalah gadis cilik, Najwa Rashika Az – Zahra, putri dari pasangan Suwanto Raharjo, S.Si, M.Kom dan Dr. Ema Utami, S.Si.,M.Kom ini yang menjadi peserta kategori female. Meski harus bertarung dengan senior-seniornya di kategori itu, namun Najwa tak sedikitpun terlihat gentar.

    Bahkan tatkala lagu cover drum Unholly milik Avenged Sevenfold itu diputar, berbarengan dengan itulah aksi satu-satunya peserta dari Jogjakarta itu langsung menghentak, menjadi bagian dari ingar bingar musik Avenged Sevenfold.

    Sabtu siang (12/9) itu, Najwa seolah tampil lepas, setelah harus menunggu giliran puluhan drummer Lampung lainnya. Gadis kota Gudeg ini tak menyia-nyiakan kesempatan menampilkan kemampuan terbaiknya.

    Sebagian besar penikmatnya, hari itu terkejut ketika murid kelas VI SD Budi Mulia Dua Seturan Jogjakarta yang terlihat kalem itu dengan ekspresi yang total menyatu dengan irama rock, tiba-tiba membuang dua stick di tangannya, beberapa saat lagu selesai.

    Dua juri yang menilai penampilan peserta, Yoga Tri Herlambang dan Yudi, akhirnya memberikan nilai yang cukup untuk meraih juara 3 kelompok female bagi Najwa diakhir acara itu.

    Usai acara, Yoga sempat berbisik dengan orang tua Najwa, “Anak ini berbakat dan merupakan talent drummer masa depan,” kata Yoga.

    Buat Video Cover

    Najwa memang didukung penuh oleh kedua orang tuanya, seperti yang diungkapkan Ema, sang ibu, bahwa jika Najwa senang dengan pilihannya dan positif maka akan didukung. “ Bagaimana Najwa senang akan pilihannya, adalah yang utama. Tidak mengharuskan untuk mencapai level atau prestasi tertentu, namun dijalani dengan senang dan nyaman,” kata Ema.

    Dukungan itu benar-benar dibuktikannya, tatkal mengantar Najwa ke Lampung, hanya untuk urusan Loma gebuk drum beberapa waktu lalu. “ Sekolah Najwa, SD Budi Mulia Dua kebetulan sangat mendukung siswanya baik dibidang akademis maupun non akademis. Di sekolah pun Najwa pernah mendapat BMD Award untuk Matematika Bahasa Inggris dan Kebudayaan Jawa.” Tambah Ema.

    Dengan tambahan dukungan itu maka prestasi Najwa di sekolah maupun dibidang seni yang digelutinya sama-sama mentereng. “Poin utama di sini adalah bagaimana mendorong anak berkreativitas, namun tetap enjoy,” ujar Ema.

    Dukungan lain adalah membuatkan video cover bagi Najwa yang kemudian diupload ke media social nomor wahid, Youtube dengan titel Najwa Rashika Az – Zahra. Yang lumayan mendapatkan pujian dari penikmatnya.

    Gadis yang sangat gemar dengan musik dari Avenged Sevenfold ini bukan hanya mengcover drum dari band kesukaannya tersebut. Sempat juga bermain dalam sebuah pagelaran orchestra yang merupakan pengalaman luar biasa bagi gadis seusianya.

    Di tempat tinggalnya di desa Mulungan Wetan RT 07 Rw 17 No.130B, Sendangadi, Mlati, Sleman, Jogjakarta Najwa bergaul layaknya anak-anak seusianya, namun ketika berada di atas panggung, bukan lagi seperti ini kebanyakan. Karena kemampuannya yang luar biasa.

    Belum lama ini Najwa membuat sebuah gebrakan dengan mengisi alunan Takbir dengan gebukan solo drumnya. Konsep live recording outdoor ini membuat tertarik salah satu stasiun TV nasional untuk menayangkan video tersebut.

    Langkah Najwa masih panjang dan akan mengarah kemana masih belum ditegaskan. Namun bakat itu membuat optimistis bahwa kelak Najwa akan mampu menajdi satu dari beberapa drummer andal di negeri ini, dan mendapatkan grup yang mentereng juga.

    Anak ini telah menginspirasi banyak temannya, dan juga orang tua, betapa bakat besar anak itu bisa tumbuh dengan dukungan kedua orang tuanya, tanpa harus mengorbankan sekolah mereka.

    Tak ada gading yang tak retak, semua orang punya kelemahan dan kelebihan. Namun Najwa adalah mutiara. Bagaimana pemiliknya mampu merawat agar tetap bersinar memikat dan mengagumkan dunia sekitarnya. Bravo, Najwa. (edi)