X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      

Wawancara Khusus Wabup Cilacap

  • Pemimpin Harus Tegas Dan Amanah

    DL/24102014/Jakarta

    Suksesi pimpinan nasional dari Presiden RI Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono kepada Presiden RI Ke-7 Joko Widodo (Jokowi) berjalan baik dan sesuai dengan ketentuan tahapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

    Melihat kondisi realita politik bangsa Indonesia saat ini, sudah kondusif dengan adanya komunikasi politik antara kedua koalisi partai politik yakni Koalisi Merah Putih (KMP) pendukung calon Presiden Prabowo Subianto dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang mencalonkan mantan Gubernur DKI Jakarta Jokowi menjadi Presiden RI Ke-7.

    "Sebagai pemimpin harus senantiasa melakukan komunikasi baik secara vertikal maupun horizontal, karena dari komunikasi akan timbul keterbukaan dan kejujuran yang nantinya dapat melahirkan rasa kebersamaan untuk membuat pondasi yang kontruktif dimana pada akhirnya ada suatu magnit inovatif dan kreatif untuk kepentingan rakyat," ujar Wakil Bupati Kab. Cilacap, H. Akhmad Edi Susanto, di Pendopo Pemkab, Jumat (24/10).

    Sedangkan komitmen, konsekwen dari seorang pejabat sangat dibutuhkan, sehingga pejabat yang memiliki political wiil dan visioner akan mampu mengemban amanah rakyat, namun perlu juga diperhatikan bagaimana dengan kabinetnya, apakah dapat melakukan kinerja sesuai arah program kerja pimpinannya.

    Rakyat saat ini sudah melihat bagaimana para politisi sudah menunjukkan sebagai seorang negarawan dengan melakukan komunikasi politik demi kepentingan rakyat bukan partai politik.

    "Sudah saatnya para pemimpin di negeri ini melaksanakan tugas pokok dan fungsinya untuk mensejahterakan rakyat dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengentaskan kemiskinan," tutur Susanto.

    Pemerintah dalam membuat perencanaan anggaran yang terkait dengan kepentingan rakya pada APBN, APBD Provinsi, APBD Kab/Kota, hendaknya harus memiliki postur anggaran yang jelas.

    DPR RI sebagai lembaga legislatif harus dapat mengakomodir permasalahan bangsa dan memberikan solusi kepada pemerintah melalui kementerian terkait, agar apa yang menjadi kendala di masyarakat dapat dituntaskan, tidak hanya memikirkan kepentingan partau politik saja.

    Untuk meningkatkan kinerja pemerintahan dalam melayani kepentingan rakyat, ternyata pola pendekatan dengan cara blusukan seperti yang dilakukan oleh Joko Widodo ketika menjadi Gubernur DKI Jakarta,  ternyata Edi Susanto juga melakukan hal yang sama.

    " Saya hingga saat ini sudah mengunjungi 158 desa dan telah menampung sebanyak 982 permasalahan di masyarakat melalui pola kerja blusukan, dan ternyata sangat efektif, kemudian semua masalah tadi saya serahkan kepada DPRD Kab. Cilacap , SKPD atau Dinas terkait, untuk segera dicarikan solusi penyelesaiannya," katanya.

    Tanggapannya soal Pilkada Langsung maupun Pilkada Tidak Langsung, hingga keluarnya Perppu beberapa waktu lalu di era pemerintahan SBY?

    "Menurut saya pelaksanaan Pilkada Langsung kedaulatan rakyat terakomodir melalui hak politiknya, dan emosional antara rakyat dan pemimpinnya dapat terjalin," ungkapnya.

    Bagaimana soal sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan tentang UUD 1945, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI beberapa waktu lalu ?

    "Sebenarnya bagaimana kita saja, karena ke empat pilar kebangsaan tersebut sudah kita pelajari sejak TK hingga Perguruan Tinggi, sekarang kembali kepada pemerintah bagaimana menanamkan budi pekerti kepada rakyatnya melalui kementerian terkait, sehingga apa yang diharapkan pemerintah melalui empat pilar kebangsaan dapat terealisasi," tambahnya.

    Masalah transfer anggaran dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah?

    "Pada hakekatnya daerah membutuhkan pembangunan-pembangunan yang terkait dengan masyarakat langsung, termasuk infrastruktur dan kebutuhan langsung seperti padat karya," tegasnnya.

    Pemerintah Kabupaten Cilacap pada tahun 2014 kembali mencanangkan untuk meraih Penghargaan Adipura 2014, dengan melakukan upaya sosialisasi dan bersinergi dengan rakyat dan perangkat pamong desa, Kecamatan, SKPD dan Dinas terkait agar Kabupaten Cilacap kembali meraih penghargaan bergengsi tersebut.

    Menjelang suksesi kepemimpinan Bupati Cilacap periode mendatang?

    "Jika ingin menjadi Bupati, saya harus menyiapkan program perencanaan dan aplikasi serta menghimpun permasalahan yang ada selanjutnya melakukan evaluasi. Karena menjadi pejabat harus benar-benar amanah, serta memiliki tiga prinsip yakni, prinsip alam, prinsip manusia dan prinsip ketuhanan. Dan, saya akan melakukan Noto Projo, jadi prajanya dulu perlu ditata agar memiliki integritas kebangsaan, baru menata infrastruktur dan alat komunikasinya karena dari komunikasi akan timbul rasa sayang, rasa cinta dan rasa kebersamaan membangun negeri. (Ryan - Biro Jakarta)