X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      MOHON MAAF SELAMA SEPEKAN, KAMI TIDAK DAPAT DIAKSES KARENA SEDANG ADA PERBAIKAN. NAMUN SAAT INI SUDA      

Futsal Harapan Besar Lampung Meraih Medali di PON

  • BANDARLAMPUNG – Lampung adalah sebuah provinsi di luar pulau Jawa yang mempunyai catatan manis sepanjang sejarah Pekan Olahraga Nasional  di Indonesia.

    Lampung beberapa tahun menjadi penghuni peringkat 5 nasional, dan nomor 1 di luar pulau Jawa. Empat besar selalu berada dipuncak adalah DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat dan Jawa Tengah.

    Lampung berada di peringkat 5 selalu dari angkat besi dan angkat berat yang memborong medali emas.

    Yang paling mengesankan ketika Lampung juga mampu meraih satu medali emas dari cabang sepakbola di tahun 1980-an. Ini menjadi catatan manis sepanjang sejarah dan terus menjadi kenangan kita semua insan olahraga Lampung.

    Kenangan memang tinggal kenangan. Setelah itu prestasi olahraga Lampung merosot tajam, bahkan kini mulai terlempar dari persaingan 10 besar PON.

    Berharap dari cabang olahraga selain angkat besi dan angkat berat memang sangat sulit, mengingat saat ini cabang unggulan seperti senam ritmik sudah tidak mungkin lagi. Dari cabang ini ambles setelah generasi Yulianti, Neli Astuti dan Jumaiyah serta Jumiati turun arena.

    Kini senam hanya berharap dari Meiyusi Ade Putra di senam artistik, meskipun sudah mulai muncul nomor senam lainnya di Sport Gymnastik atau aerobik.

    Cabang unggulan lain yang juga mulai tak bertaji adalah panahan, yang dulu punya kekuatan dahsyat dan ditakuti lawan. Hanya tinggal Suci Dwi Megasari yang harus berjuang bersama-sama pemanah muda yang baru tarap menyesuaikan diri.

    Cabang olahraga yang paling sedikit membina atlet dan berprestasi adalah menembak. Cabang ini sangat heroik. Satu atlet, Maryono. Sepanjang sejarah PON selalu mendapat medali, bahkan kini mulai masuk ke zona emas.

    Adakah Cabang Lain?

    Diluar cabang unggulan Lampung dari angkat besi dan angkat berat, memang kini KONI Lampung harus mulai mengarahkan pembinaan lebih serius pada beberapa cabang olahraga seperti atletik, renang dan beberapa cabang perorangan lainnya, yang dalam penyediaan medali terbilang cukup besar pada PON.

    Cabang lain yang juga berpotensi meraih medali adalah cabang beladiri, yang mana Lampung sering mendapatkan emas secara sporadis.

    Nah kini selain olahraga perorangan, adakah yang berpotensi membantu mendulang medali?

    Cabang baseball yang didambakan untuk menjadi cabor beregu yang sukses, memang sering mengejutkan dan sudah masuk pada era medali emas.

    Kini selain sepakbola, sudah lahir cabang baru yang disiapkan untuk dipertandingkan di PON adalah futsal. Cabang sayap dari PSSI ini kian digemari dan siap menjadi alternatif olahraga dan hiburan di luar basket.

    Futsal menjadi pilihan, karena selain regunya tidak terlalu besar, dan biayanya cukup efisien. Meskipun tidak sepopuler sepakbola, diyakini futsal akan menjadi daya tarik tersendiri di PON kelak.

    Nah, Lampung setelah usai kursus pelatih futsal lisensi 1 nasional berakhir, berharap mendapatkan 20-an tenaga pelatih yang berlisensi dan mampu memberikan kontribusi pembentukan tim yang kuat.

    Jaminan dari sebuah pembinaan yang baik, salah satu faktornya adalah ketersediaan pelatih yang berkualitas. Maka dengan pelatihan yang baru saja selesai itu, kelak akan memiliki pembinaan berjenjang yang baik.

    Seperti yang diharapkan ketua Asosiasi PSSI Provinsi Lampung, bahwa untuk menyiapkan tim bukanlah hal yang mudah, tetapi perlu banyak hal terkait dengan berbagai faktor.

    Namun tekad yang kuat, bahwa futsal akan disiapkan sebagai sebuah cabang baru yang menorehkan prestasi bagus, boleh jadi harus disemangati.

    Jika mau tetap bersatu, tidak ada yang tidak bisa dilakukan. Jika mau bersatu tidak ada hal yang berat. Dan jika mau tetap terus bersatu, maka semua kesulitan terasa mudah dan prestasi bukanlah hal yang mustahil.

    Usaha, Berdo’a,  Bersatu dan semangat!!

    Bravo Olahraga Lampung.

     

    EDI PURWANTO – HUMAS KONI PROVINSI LAMPUNG