Savira, Kejar Mimpi ke Negeri Tirai Bambu

10 Juni 2018 - 21:58:47 | 2646 | PENDIDIKAN

DL/10062018/BANDAR LAMPUNG

---- Ada kata anjuran yang sangat bijak dalam soal pendidikan. Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China.

Meski ini hanya kata kiasan, karena negeri China ini amat jauh jika dilakoni perjalanannya dari Indonesia.

Namun bagi Savira, mahasiswi Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, nyatanya bener-bener bisa menuntut ilmu ke sana. Bagaimana ceritanya (?)

Savira dalam perjuangannya untuk meraih prestasi mendapatkan bonus dalam program Student Mobility bersama 6 teman lainnya dari Darmajaya. Meski hanya 4 bulan, tapi ini memberikan pengalaman tak terlupakan.

“Pengalaman luar biasa. Tak pernah saya mimpikan sebelumnya. Mudah-mudahan, di waktu yang akan datang, saya bisa ke luar negeri lagi, walau bukan dalam Program Student Mobility yang mewujudkan mimpi saya kuliah di luar negeri,” kata Savira Noviana Yasmin, belum lama ini.

Selama kurang lebih 4 bulan Savira menempuh pendidikan tinggi di Nantong Vocational University Jiangshu Tiongkok memberikan banyak pengalaman berharga dan bisa menginspirasi teman-temannya yang lain untuk mengikuti program itu.

“Belum ada pengalaman sama sekali ke luar negeri. Begitu dapat kesempatan, kami pun tak akan menyia-nyiakan. Ya, saya bisa kuliah di Nantong Vocation University. Bangga, senang, semua jadi satu,” kata mahasiswi S1 Akuntansi ini.

Terlebih lagi, perjalanan menempuh pendidikannya di China dibukukan oleh dosen IIB Darmajaya Novitasari Idham. “Saya terharu dan bangga saat membaca buku itu. Buku novel berjudul Menembus Batas itu semoga menginspirasi banyak mahasiswa IIB Darmajaya lainnya,” kata dia haru.

Bea Siswa Yatim Piatu

Sementara, Rektor IIB Darmajaya Ir. Firmansyah Y. Alfian., MBA., M.Sc mengatakan pihaknya selalu memberikan peluang kepada mahasiswa berprestasi untuk mengikuti kuliah di luar negeri. “Di beberapa negara, seperti China, Vietnam, Thailand, Malaysia. Kami juga sudah melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi di Rusia,” kata dia.

Firmansyah juga mengatakan banyak sekali beasiswa yang diberikan di kampus yang dipimpinnya. Mulai dari beasiswa bidik misi, beasiswa yatim piatu, beasiswa hafiz Quran, dan lain sebagainya. Terbaru, lanjut Firmansyah, 19 mahasiswanya kembali lolos dalam Program Student Mobility untuk kuliah ke luar negeri di beberapa negara di Asia.

“Asal mereka berprestasi, kami bisa mewujudkan mimpi mereka kuliah ke luar negeri melalui Program Student Mobility. Intinya, kuliah ke luar negeri tidak harus menjadi anak orang kaya. Belajar, berprestasi dan banyak berdoa kepada Allah Swt,” kata Firmansyah. (*/*)