Bukber Bareng KKP, Arinal Dapat Tambahan Dukungan Riil

10 Juni 2018 - 21:43:51 | 36 | BERITA DAERAH

DL/10062018/Bandar Lampung

----  Calon Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menegaskan bahwa pertemuan dengan Keruknan Keluarga Palembang (KKP) dalam suasana berbuka puasa bersama ini, memberikan tambahan energy positif, dan merupakan dukungan riil bagi perjuangannya dalam Pilgub Lampung 2018.

Ini diungkapkan Arinal saat buka bersama (Bukber) di Begadang Resto, Minggu, 10 Juni 2018.

Arinal Djunaidi hadir bersama Isteri Riana Sari dan  keluarganya. "Saya pernah lama tinggal di Candi Rawa, Palembang. Banyak juga saudara dan keluarga berasal dari Palembang," kata Arinal.

Arinal menuturkan memang baru dapat menyempatkan hadir untuk silaturahmi dengan KKP. "Hari ini saya hadir karena selama ini belum dapat bertemu. Semoga silaturahmi ini tetap berjalan tidak hanya di sini saja," tuturnya.

Ketua Dewan Penasihat KKP Kota Bandar Lampung, H Syauki TD S.Sos, M.M. mengaku bahwa silaturahmi dan buka puasa bersama ini, KKP mengundang Arinal Djunaidi. "Jadi kita yang ngundang Pak Arinal. Karena beliau keluarga besar kita. Karena isterinya beliau masuk ke dalam kekeluargaan Palembang," ucapnya.

Menurutnya, KKP mendukung langkah Arinal Djunaidi mencalonkan menjadi Gubernur Lampung. "Di dalem keorganisasian kita itu independen. Didalam pribadi anggota bisa apalagi Pak Arinal keluarga besar KKP," ujarnya.

Syauki berharap kepada Arinal Djunaidi dapat memimpin Provinsi Lampung lima tahun kedepan. "Kita memang belum tahu siapa yang jadi pemimpin. Siapapun dia terutama Pak Arinal hendaknya sesuai dengan agama. Bagaimana kita melakukan kegiatan pribadi kita secara kaffah (sungguh-sungguh) artinya sesuai dengan Al Quran. KKP ini sendiri kental dengan keagamaan," urainya.

Secara pribadi, lanjut Syauki, Arinal Djunaidi diberkahi untuk memimpin Lampung. "Kita sangat berharap kalau Pak Arinal jadi dapat pemimpin yang diberkahi sebagai pemimpin. Sudah lama saya bertetangga dengan beliau. Beliau pada hakikatnya baik karena kesibukan beliau jarang bertatap muka," tuturnya. (Lis/*)