BNNP Lampung Akan Periksa Istri Mantan Kalapas Kalianda

07 Juni 2018 - 02:01:06 | 132 | HUKUM & KRIMINALITAS

DL/07062018/Bandarlampung

----- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung kembali akan melakukan pemeriksaan lanjutan. Pasalnya,  BNNP Lampung berencana akan melakukan pemanggilan terhadap istri dari mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Kalianda, Lampung Selatan, Gunawan Sutrisnadi.

Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan terbongkarnya kasus peredaran narkoba dari Lapas setempat yang dikendalikan oleh napi bernama Marzuli.

Diduga, istri dari Gunawan Sutrisnadi yang kini telah menjabat Kalapas Bogor kelas II A Paledang Kota Bogor itu sempat terlibat menerima aliran dana dari narapidana (napi) Marzuli.

Hal itu dikatakan oleh Kepala BNNP setempat, Brigjen Pol. Tagam Sinaga mengatakan jika pihaknya akan memeriksa istri kalapas yang sebelumnya. "Karena dari hasil pemeriksaan beberapa orang saksi (Marzuli dan Muchlis) kita lihat ada keterkaitannya (istri Gunawan) dalam masalah ini,” kata Tagam.

Selain istri Gunawan, sambung dia, masih ada tiga orang saksi yang akan diperiksa dalam kasus serupa. Salah satu diantaranya yakni Kepala kesatuan pengaman lapas (KPLP) setempat, Sutardjo. “Untuk dua orang lainnya saya lupa. Untuk waktu pemeriksaannya kita agendakan usai hari raya Idul Fitri,” jelasnya.

Tagam mengatakan bahwa pihaknya juga akan memeriksa Gunawan dalam kasus serupa, namun setelah pemeriksaan terhadap istrinya terlaksana. “Bila dalam pemeriksaan istrinya mengarah kepada Gunawan, maka dia juga akan kita panggil untuk menjalani pemeriksaan. Karena kita tidak bisa asal meriksa orang tanpa sebab yang jelas,” tuturnya.

Tagam sempat mengatakan, bahwa saat ini pihaknya telah melakukan penyitaan terhadap aset milik Gunawan, yakni rumah dan kendaraan pribadi yang biasa digunakan sang istri. “Ada rumahnya di Kalianda yang telah kita sita. Tapi alamatnya saya gak tahu itu,” terangnya.

Kedekatan Emosional

Disinggung apakah BNNP Lampung telah melakukan pemeriksaan terhadap rekening tabungan milik napi Marzuli, Tagam mengatakan bahwa pihaknya masih terus menyelidikinya. “Sudah ada rekening milik Marzuli yang kita sita. Tapi dia ini (Marzuli) pintar. Jadi tidak mungkin rekeningnya atas nama pribadi, dia makai nama orang,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya masih terus berupaya mencari rekening lain yang dipakai Marzuli dalam transaksi narkoba, mengingat peredaran narkoba yang dilakukan Marzuli sudah dalam kategori besar. “Kita masih mencari rekening siapa yang dijadiakan penampungan uang milik Marzuli. Karena saya lihat, setiap kali transaksi mereka selalu memindahkannya ke beberapa rekening berbeda sehingga kita sulit melacaknya,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, istri Gunawan tersebut  diduga punya kedekatan emosional dengan napi Marzuli. Bahkan, istri Gunawan itu sempat menitipkan Marzuli kepada Kalapas Kalianda nonaktif Muchlis Adji agar diperlakukan istimewa.

Diduga, beberapa kali Marzuli sempat menyetorkan sejumlah uang kepada Kalapas Gunawan melalui istrinya yang dikabarkan sempat tinggal di salah satu kontrakan milik Marzuli di wilayah Kedaton, Bandarlampung. (ver)