Nunik: Secapek Apapun, Saya Tetap Dengarkan Keluhan Warga

02 Juni 2018 - 21:04:07 | 243 | POLITIK

DL/02062018/Lampung Timur

--- Sebagai pamong dan ibunya masyarakat Lampung Timur, Chusnunia Chalim, Bupati Non Aktif, menegaskan selalu memprioritaskan masukan-masukan rakyat yang bersifat membangun.

“Secapek apapun, sampai boyokan (capek sekali), saya temani ibu-ibu pengajian. Ada isu kalau Ibu Nunik akan meninggalkan Lampung Timur, itu bohong. Saya ingin membangun Lampung Timur agar lebih baik, melalui Provinsi Lampung untuk Lampung Timur lebih baik,” Kata Nunik, panggilan akrab Chusnunia.

Demikian review Nunik saat berkunjung dan menyapa warga Sekampung Udik Lampung Timur menjelang berbuka, Sabtu, 2 Juni 2018.

Dia mengawali cerita dengan Lampung Timur yang bermula negatif oleh masyarakat kini menjadi lebih baik. "Alhamdullah semua di perbaiki, dulu orang-orang mengenal Lampung Timur gelap, agak negatif, alhamdulillah sekarang Lampung Timur tidak seburuk yang orang pikirkan," ungkap dia dalam orasinya.

Masih kata dia, dahulu tidak ada yang mengetahui wisata di Lampung Timur. "Dulu orang gak kenal wisata di Lampung Timur. Alhamdullah sekarang ini semua daerah Lampung Timur dikenal," ujarnya.

“Justru kita ingin Lampung Timur lebih baik lagi. Kita juga ingin petani lebih baik lagi. Ada yang petani di sini, ada yang anak petani di sini? Saya dan Pak Arinal anak petani, kami ingin petani lebih baik lagi," terangnya.

Kartu Petani Berjaya

Nunik menjelaskan program Kartu Petani Berjaya. "Kami ada program Kartu Petani Berjaya, program ini untuk memikirkan nasib petani di Lampung. Pertama memastikan benih dan bibit tersedia dan bermutu. Pupuk tepat waktu dan tidak kekurangan. Ada kredit usaha tani, Pak Arinal anak petani  memikirkan anak petani dengan memberikan bantuan beasiswa untuk anak petani yang melanjutkan ke perguruan tinggi di fakultas pertanian. Jangan lupa 27 Juni pilih nomor 3, salam tiga jari,” bebernya.

Dia juga menginginkan Provinsi Lampung lebih aman. "Kita ingin Lampung lebih aman dan nyaman, sehingga tidak ragu dan takut berwisata ke Lampung Timur. Nanti juga kita ingin pemimpinnya turun mendampingi masyarakatnya. Kita akan keliling bukan hanya dalam kegiatan-kegiatan formal pemerintahan, tetapi contohnya saja seperti saya menemani ibu-ibu pengajian. Isuk (Pagi) sore, awan bengi (siang malam),  ibu-ibu pengajian tetap tak kancani (ditemani)," paparnya.

Kalau misalkan ada keluhan dan lain semacamnya, kata Nunik, bisa menghubungi Call Center. "Nanti call centernya akan diaktifkan seperti yang di Lampung Timur. Kita akan fungsikan seperti yang di Lampung Timur, kalian kan kalau ada keluhan biasanya menghubungi call center toh," tuturnya.

Nunik menambahkan sudah setengah jam menjelaskan program kepada warga untuk memilihnya pada 27 Juni 2018. "Ojo lali yo pilih nomor telu (tiga)," tandasnya. (lis)