Getar Dukung Komitmen Pemerintah Selamatkan Generasi dari Bahaya Rokok

02 Juni 2018 - 01:49:31 | 4239 | KESEHATAN

DL/02062018/BANDARLAMPUNG

---- Generasi Tanpa Rokok (Getar) Lampung berkesempatan berdialog bersama Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek dalam acara Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Kamis 31 Mei 2018. 

Dialog tersebut dilakukan dalam video Conference bersama empat provinsi penerima penghargaan Pastika Parama, di Pemda Pringsewu Provinsi Lampung. 

Kabupaten Pringsewu menjadi salah satu kabupaten di Lampung yang telah menerapkan kawasan bebas rokok pada sekolah. 

Menurut Koordinator Getar Lampung, Endiko Agung, pemuda menjadi peran penting penggerak penyelamatan generasi dari bahaya rokok. “Lampung satu-satunya yang memiliki komunitas pengendalian tembakau dari kalangan sipil,” kata Endiko Agung. 

Keberadaan dan kegiatan Getar Lampung sudah dirasakan sampai level nasional. “Kami berharap keberadaan kami dapat memotivasi daerah lain untuk membentuk dan berbuat hal yang sama untuk memerangi bahaya rokok,” katanya lagi. 

Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung prevalensi usia 15-19 tahun menjadi perokok aktif meningkat 30 persen selama tiga tahun terakhir. 

Peningkatan jumlah perokok secara signifikan ini menyebabkan banyaknya bermunculan penyakit tidak menular di tengah masyarakat. 

"Namun di tengah persoalan ini, kami optimis dan yakin bahwa Lampung suatu saat akan ada sebuah kampung-kampung di kota atau kabupaten percontohan yang terbebas dari bahaya rokok," katanya lagi. 

Percontohan kampung bebas dari asap rokok sudah diterapkan di salah satu perkampungan di Natar Lampung Selatan. “Keyakinan kami muncul, karena sekarang sudah ada kabupaten di Lampung yakni Pringsewu sudah menerapkan bebas asap rokok di sekolah-sekolah," ujarnya lagi. 

Percepatan menyelamatkan generasi muda dari bahaya rokok, hanya bisa dilakukan atas intervensi pemerintah dan komitmen masyarakat. (**)