Khamami Safari Ramadhan dan Jelaskan Anggaran Mesuji

27 Mei 2018 - 10:27:36 | 432 | BERITA DAERAH

DL/27052018/Mesuji

---- Program rutin setiap bulan Ramadhan para pejabat di pemerintahan Kabupaten Mesuji adalah melaksanakan Safari Ramadhan dan membaginya dalam beberapa tim.

Kali ini Tahun 1439 H / 2018, Bupati Mesuji, Khamami yang memimpin tim 1 melakukan Safari Ramadhan di Masjid AL-Muttaqin Desa Mukti karya Kecamatan Panca Jaya, Mesuji.

Safari Ramadan yang dilaksanakan oleh unsur Pemerintahan Daerah Kabupaten Mesuji, baik Pemerintah Kabupaten Mesuji, DPRD Kabupaten Mesuji, beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mesuji, sekaligus memberikan bantuan berupa Karpet Masjid, Al-Quran Dan santunan Anak Yatim, Selasa, 22 Mei 2018.

Selain tim 1, maka ada tim 2 yang diketuai oleh Wakil Bupati Mesuji, dan tim 3 yang diketuai oleh Ketua DPRD Kabupaten Mesuji. Selain dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Mesuji, seperti tahun-tahun sebelumnya, Safari Ramadan juga dilaksanakan oleh para Camat ke desa-desa, serta para Kepala Desa ke lingkungan kampung-kampung.

Selain menyemarakkan syiar di bulan suci Ramadan, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah dengan masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan akan terbangun rasa persaudaraan dan kebersamaan antara unsur Pemerintahan Kabupaten Mesuji, dengan para para alim ulama, tokoh masyarakat, dan juga seluruh komponen masyarakat yang ada di Kabupaten Mesuji.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya perlu sampaikan bahwa pada tahun 2018 ini, Pemerintah Kabupaten Mesuji memiliki APBD sebesar Rp 886 Miliar dan merupakan salah satu yang terkecil diantara kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. Dengan jumlah APBD tersebut jumlah Belanja Langsung sebesar Rp.504 miliar yang digunakan untuk menjalankan program-program prioritas yang sangat menyentuh kepentingan masyarakat.” Ungkapnya.

“Seperti di bidang keagamaan, Pemkab Mesuji memiliki beberapa program kegiatan diantaranya bantuan renovasi dan pembangunan rumah ibadah. Selain itu, kita juga memberikan tambahan penghasilan bagi Guru Keagamaan, Pengurus Makam (juru kunci), dan Pengurus Jenazah sebesar Rp250 ribu per orang setiap bulan, serta bantuan operasional bagi pondok pesantren sebesar Rp1 juta per bulan, dengan syarat memiliki akta notaris dan memiliki minimal 20 santri mukim (menetap).” Jelas Khamami. (Sup)