Sepuluh Ribu Fans Timnas Belgia Bela Radja Nainggolan

23 Mei 2018 - 05:59:27 | 2727 | OLAHRAGA

DL/23052018/Bandarlampung

---- Tak kurang dari 10 ribu fans tim nasional Belgia membuat petisi kepada pelatih timnas negeri itu, Roberto Martinez, agar menyertakan Gelandang AS Roma asal Belgia, Radja Nainggolan masuk Timnas Belgia untuk Piala Dunia 2018.

Sebelumnya, pelatih Timnas Belgia, Roberto Martinez, memutuskan tidak membawa Radja Nainggolan ke Rusia untuk Piala Dunia 2018.

Namun putusan itu mendapatkan respons dari penggemar Timnas Belgia membuat petisi agar pemain yang mereka anggap penting itu dibawa ke Rusia.

Keputusan Roberto Martinez dianggap kontroversial. Roberto Martinez mengakui Nainggolan merupakan pemain hebat, tetapi lantaran alasan taktik, pelatih 44 tahun itu tak ingin Nainggolan masuk timnya.

Keputusan tersebut membuat marah pendukung Timnas Belgia. Lebih dari 10 ribu pendukung Belgia menandatangani sebuah petisi agar Radja Nainggolan bisa kembali dipanggil memperkuat timnas di Piala Dunia 2018.

“Belgia membutuhkan Radja untuk ke Piala Dunia di Rusia. Satu pemain terbaik dan paling penting di tim Belgia. Pelatih mencederai seluruh bangsa karena perbedaan antara dirinya dengan sang pemain? Ini tidak wajar,” bunyi petisi yang tertulis di Change.org seperti dilansir Football Italia.

Roberto Martinez menyebut Nainggolan memiliki peran penting bersama AS Roma. Namun, sang pelatih tak yakin hal tersebut bisa terjadi di Timnas Belgia. Keputusan tersebut bahkan membuat Nainggolan mengungkapkan kekecewaannya melalui akun Instagram miliknya.

“Sangat tidak ingin jika karier internasional saya harus berakhir. Saya selalu melakukan apa pun yang saya bisa untuk mewakili negara saya. Menjadi diri sendiri bisa jadi mengganggu. Dari hari ini, saya akan menjadi penggemar utama,” ujar pemain berdarah Batak itu seperti dilansir bola.com.

Unggahan Radja Nainggolan di media sosialnya itu mendapatkan respons beragam, termasuk permintaan memperkuat Timnas Indonesia karena darah batak yang mengalir dalam dirinya. (*)