Gawat, Puskes Sekampung Berikan Obat Kadaluarsa Pada Pasien

22 Mei 2018 - 17:03:48 | 540 | KESEHATAN

DL/22052018/Lampung Timur

---- Gawat, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Sekampung berikan obat kadaluarsa pada Mbah Supi (70) warga Desa Karya Mukti Kecamatan Sekampung Lampung Timur pasien rawat inap yang menderita sakit sesak nafas dan tensi darah tinggi.

Hendri, salah seorang cucu nenek supi menceritakan, Neneknya menjalani rawat inap di Puskesmas Sekampung pada, Selasa 22 Mei 2018 sekira jam  9.00 wib pagi ini.

“ Awalnya saya tidak menyangka mas kalau obat yang diberikan oleh perawat ternyata dalam kondisi sudah kadaluarsa. Obat yang lain saya tidak tahu masalahnya sudah tidak ada bungkusnya, jadi obat-obat tersebut tidak saya berikan pada nenek untuk diminum, saya takut terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” jelas Hendri.

Lebih lanjut Hendri mengatakan, jenis obat yang sudah kadaluarsa  merupakan obat untuk sesak nafas adapun merk dari obat tersebut adalah Berotec, Fenoterol Hydrobromide 100 mcg/puff, Metered Aerrosol. Pada bungkus obat di bagian belakang tertera Batch No 601707, Mgf.Date 02 2016, Exp. Date 02 2018.

“ Saya sempat pertanyakan ini kepada perawat yang jaga, katanya salah ambil obat. Ini kan berbahaya orang bisa keracunan dan meninggal, artinya Puskes Sekampung masih menyimpan dan memberikan obat kadaluarsa pada Pasien,” tegasnya.

Terkait hal ini, Hendri meminta kepada pihak Pemerintah khususnya Dinas Kesehatan Sekampung segera melakukan cross check kepada seluruh Puskesmas yang ada di Lampung Timur jangan sampai menyimpan obat kadaluarsa dan menimbulkan jatuh korban.

“ Ini artinya pihak Puskes teledor dan tidak pernah kroscek kondisi obat-obatan yang ada. Baik pada saat membeli obat atau saat dalam penyimpanan tidak pernah diteliti,” tandasnya. (Igun)