Pesta Perpisahan Iniesta di Barca Jadi Istimewa

21 Mei 2018 - 14:07:33 | 1323 | OLAHRAGA

DL/21052018/Bandarlampung

---- Andres Iniesta pemain yang sudah belasan tahun membela tim besar Barcelona dengan sederet prestasi mentereng di dunia, telah memberikan kesan mendalam bagi rakyat Catalunya, Spanyol.

Betapa tidak, pria yang turut menyumbangkan 64 tropi ini menyatakan mengakhiri karir di Barcelona untuk musim ini.

Penada perpisahan itu, menjelang pertandingan gengsi melawan Real Sociedad, diadakan pesta perpisahan yang sangat mengharukan.

Senin 21 Mei 2018 dini hari WIB, Barcelona menjalani pertandingan yang cukup emosional kontra Real Sociedad (1-0), khususnya bagi Andres Iniesta.

Betapa tidak, Iniesta tampil terakhir kalinya untuk klub yang telah dibelanya selama belasan tahun itu, dia sudah memutuskan untuk mundur di akhir musim ini.

Menukil marca, mundurnya Iniesta juga berarti akhir dari duet Lionel Messi-Iniesta yang selama bertahun-tahun menjadi kekuatan utama Barcelona, yang sudah menyumbangkan 64 trofi.

Karier Iniesta di tim senior berakhir di musim ke 14, dan dia dianggap sebagai salah satu pemain terbaik Barcelona sepanjang masa.
Baik Iniesta maupun Messi tumbuh di akademi Barcelona (La Masia) dan menyerap penuh filosofi permainan Barcelona sejak belila, mereka terbukti mampu mewujudkannya dengan sempurna di tim senior.

Bukanlah suatu kebetulan bahwa Pep Guardiola - murid Johan Cruyff - mampu memunculkan kemampuan terbaik kedua pemain tersebut. Setelah itu, setiap pelatih yang menangani Barcelona selalu mengandalkan duet Messi-Iniesta.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Ernesto Valverde. Sebenarnya Valverde berniat untuk mengistirahatkan Messi di laga terakhir tersebut, mengingat dia adalah senjata utama Argentina di Piala Dunia.

Tapi akhirnya Valverde memutuskan untuk memainkan Messi di menit ke-67. Dan sejak saat itu publik Camp Nou sekali lagi tersihir dengan duet Messi dan Iniesta, meskipun hanya bertahan 15 menit lantaran Iniesta ditarik keluar di menit 82.

Kehilangan Iniesta tentu menjadi tantangan tersendiri untuk Valverde musim depan. Besar kemungkinan dia akan mengandalkan Philippe Coutinho untuk memainkan peran Iniesta, meskipun tidak meminta Coutinho untuk menggantikan Iniesta sepenuhnya. (dbs)