Klopp: Main Biasa Saja Untuk Final Liga Champions

21 Mei 2018 - 13:21:37 | 1080 | OLAHRAGA

DL/21052018/Bandarlampung

---- Setiap pelatih tiam yang masuk pada babak penting suatu kejuaraan bergengsi pasti dihinggapi rasa tegang. Ketegangan itu tidak hanya karena rasa khawatir, namun juga soal percaya diri jajaran pelatih hingga seluruh pemainnya.

Seperti Liverpool yang akan bertemu Real Madrid di final liga Champions di Kiev, Ukaina, Minggu 27 Mei 2018 dini hari WIB. Jurgen Klopp selaku pelatih Liverpool pun menyadari timnya menghadapi tugas berat melawan sang juara bertahan.

Betapa tidak, Klopp jujur mengakui bahwa kualitas timnya masih kalah dibandingkan dengan tim asuhan Zinedine Zidane itu. Meski sama-sama bersusah payah mencapai final, tapi Klopp tetap menilai Madrid adalah tim yang lebih baik.

Namun Klopp juga percaya satu-satunya cara untuk meningkatkan peluang Liverpool adalah dengan memainkan sepakbola sebagaimana biasanya mereka lakukan. Sebab menurutnya itulah yang harus dilakukan skuat Liverpool di laga tersebut.

“Jika saya bertanya pada para pemain, apa yang ingin anda lakukan di pertandingan ini? mereka akan menjawab: apa yang biasanya kami lakukan. Saya cukup yakin itu akan menjadi jawaban mereka,” jelas Klopp dikutip dari laman liverpoolfc.

Hal itu bukan berarti Liverpool akan bermain tanpa taktik dan pendekatan tertentu. Melainkan Klopp menilai skuatnya hanya perlu menunjukkan kualitas sendiri daripada terus fokus untuk mengatasi kualitas Madrid.

“Di sepakbola anda harus mencoba untuk menciptakan taktik untuk menangkal kualitas lawan, tapi anda juga harus bisa mengeluarkan kualitas anda sendiri. Jika kami hanya berpikir soal menangkal kemampuan mereka, kami akan cukup kesulitan,” imbuh Klopp.

“Hal itu bukan berarti kami akan pergi ke sana, berlari seperti orang gila dan tidak mengetahui cara bertahan, tidak akan seperti itu. Tapi kami akan memainkan sepakbola kami dan semoga di level tertingginya.” Katanya.

Liverpool mencapai final setelah mengalahkan tim kuat senegeranya, Inggris, Manchester City, sementara Real Madrid harus melalui perjuangan yang dramatis untuk menghentikan ambisi AS Roma ke final liga Champions Benua Biru tahun ini. (dbs)