Kalapas Kalianda Ditahan BNN Usai Jalani Pemeriksaan 12 Jam

19 Mei 2018 - 15:47:14 | 108 | HUKUM & KRIMINALITAS

DL/19052018/Bandarlampung

---- Setelah menjalani pemeriksaan selama 12 jam di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, akhirnya Kalapas II A Kalianda Lampung Selatan, Muchlis Adjie resmi ditahan terkait dugaan kasus pengedaran narkotika yang ada di Lapas Kalianda.

Hal tersebut ditegas Plt. Pemberantasan BNNP Lampung, Richarcd PL Tobing, di Bandarlampung, Jumat 18 Mei 2018.

Menurut Richarcd penahanan tersebut hingga tiga hari kedepan (3x24 jam), Kalapas akan ditahan di BNN guna memudahkan penyelidikan.

Sementara status Muchlis sebagai Terperiksa dan belum menjadi Tersangka. Namun untuk kelancaran pemeriksaan dan penyelidikan maka diperlukan penahanan ini.

“Masalah penahanan terhadap Kalapas bisa diperpanjang hingga sembilan hari kedepan, jika untuk memudahkan penyelidikan terkait kasus tersebut. Beliau, lanjut dia, mulai malam ini akan ditempatkan pada sel tahanan yang berada di lantai empat BNNP Lampung,” kata dia.

Sejauh ini penyidik masih memeriksa Muchlis Adjie sebagai saksi dan untuk materi pemeriksaan seputaran Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi).

Selain melakukan pemeriksaan terhadap Kalapas II A Kalianda Lampung Selatan, rencananya BNNP Lampung, juga akan melakukan pemanggilan terhadap Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenhumham) Bambang Haryono, untuk dimintai keterangan mengenai kasus ini.

“Inti materi pemeriksaan terhadap yang bersangkutan mengenai SOP sebagai Kalapas apakah beliau mengetahui kenapa barang itu bisa masuk. Lalu masalah SOP pengamanan khususnya untuk malam hari dan yang lebih penting lagi terkait hilangnya CCTV yang ada di ruangan beliau,” kata dia.

Selain itu BNNP juga akan meminta keterangan dari pihak Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait adanya dugaan aliran dana transfer uang dengan jumlah besar yang dianggap mencurigakan pada pekan depan usai pemeriksaan terhadap Kalapas ini selesai.

CCTV Di Ruangan Muchlis Hilang

Sebelumnya, Kalapas II A Kalianda Lampung Selatan, Muchlis Adjie, akhirnya datang memenuhi panggilan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, untuk dilakukan pemeriksaan terkait sebagai saksi dalam kasus pengedaran narkoba yang ada di dalam Lapas Kalianda.

Kedatangan Muchlis Adjie ke kantor BNNP Lampung didampingi dua Kuasa Hukumnya guna menjalani pemeriksaan. Menurutnya, materi pemeriksaan yang dimulai sejak pukul 10.00 wib hingga pukul 12.00 wib dicecar delapan pertanyaan seputar tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) sesuai dengan jabatannya sebagai Kalapas Kalianda.

“Iya kehadiran saya ke sini untuk memenuhi panggilan BNN terkait penggeledahan kemarin. Materi periksaan seputaran Tupoksi, pemeriksaan juga belum selesai dan nanti masih dilanjutkan kembali usai menjalani sholat Jumat,” kata Muchlis Adjie sambil berjalan kearah mobilnya meninggalkan gedung BNNP Lampung, Jumat 18 Mei 2018.

Terpisah, Kuasa Hukum Erwin mengatakan jika kliennya tidak mengetahui masalah hilangnya CCTV yang ada di ruang Kalapas. “Saya yakin tidak ada keterlibatan klien saya mengenai hilangnya CCTV itu. Dan memang benar untuk sementara ini beliau telah dinon job kan dari jabatannya sebagai Kalapas Kalianda,” kata Erwin. (ver)