Dua Remaja Pencuri Rumah Jaksa Mulai Disidangkan

17 Mei 2018 - 15:35:29 | 26 | HUKUM & KRIMINALITAS

DL/17052018/Bandarlampung

---- Dua terdakwa yang masih dibawah umur berinisial ARP (17) dan AAB (16) kini sedang menjalani persidangan karena didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rika Mahdalena, dengan Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP jo UU RI No.11/2012  tentang sistem Peradilan Pidana Anak.

Ini terkait kasus pencurian di rumah seorang Jaksa, dan mengakibatkan salah satu Jaksa Kejari Bandarlampung, Nilam Agustini Putri mengalami kerugian sebesar Rp10 juta.

Dalam dakwaannya Rika menjelaskan, bahwa perbuatan tersebut berawal pada 4 Maret 2018 ketika ARP bersama AAB hendak pergi mencari rumah temannya di daerah Jl. Antasari. Lalu ARP membonceng AAB menggunakan motor honda Vario dengan No polisi BE 2243 BO miliknya. 

Namun ketika hendak pulang dan sampai di dekat IAIN melintasi Perum Permata Biru Sukarame, para terdakwa melihat ada janur kuning. Lalu timbul niat keduanya untuk mengambil barang yang ada di dalam rumah saksi korban Nilam.

Pada sidang tertutup tersebut, JPU menjelaskan jika kedua terdakwa itu sepakat untuk bagi hasil dari hasil curian tersebut, setelah itu ARP menyuruh AAB untuk menunggu di warung yang dekat dengan tempat lokasi kejadian untuk mengawasi keadaan sekitar rumah korban.

Kemudian ARP masuk ke dalam kamar pengantin dan langsung mengambil tiga hand phone (HP) milik korban yang dimasukkan ke dalam kantong celana sebelah kanan lalu pergi menemui AAB serta bergegas pergi meninggalkan lokasi tempat kejadian.

Keesokan harinya kedua terdakwa ditangkap Polisi Polresta Bandarlampung, tetapi tidak disertai barang bukti dikarenakan HP yang mereka curi sudah dijual oleh ARP kepada Aroem lalu dijual lagi  ke saksi Irham. “Sedangkan satu HP lainnya telah dijual kepada orang yang tidak dikenal. Lalu kedua terdakwa ditangkap untuk kemudian diproses hukum,” kata Jaksa. (ver)