Kalapas Kalianda Akan Diperiksa BNN Terkait Kasus Narkoba

16 Mei 2018 - 18:19:17 | 175 | HUKUM & KRIMINALITAS

DL/16052018/Kalianda

---- Setelah Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung melakukan penggeledahan terhadap rumah dinas Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) Kalianda. Kini BNNP Lampung akan segera melakukan pemeriksaan terhadap Kalapas II A Kalianda Lampung Selatan, Muchlis Adjie sebagai saksi.

Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Tagam Sinaga menjelaskan, jika pihaknya telah melayangkan surat pemanggilan pemeriksaan terhadap Muchlis Adjie sebagai saksi dalam kasus pengedaran narkoba yang ada di dalam Lapas Kalianda.

“Iya benar BNNP Lampung sudah melayangkan surat pemanggilan kepada Kalapas II A Kalianda Lampung Selatan Muchlis Adjie, pada Selasa 15 Mei 2018 lalu,” kata Tagam.

Untuk jadwal pemeriksaan rencananya yang bersangkutan akan dilakukan pemanggilan pada Jumat, 18 Mei 2018 mendatang.

Tagam berharap agar Kalapas Kalianda Lampung Selatan kooperatif dan dapat hadir untuk memenuhi panggilan tersebut. “Ya menurut informasi, Kalapas dan KPLP hari ini sudah dinonjob kan jadi ini mempermudah penyelidikan, jadi Kalapas bisa datang untuk dimintai keterangan,” kata dia.

Tagam mengatakan point pemanggilan Kalapas untuk menjadi saksi yang mana kaitannya dengan sejauh mana saksi mendengar, melihat dan mengetahui. “Kalau memang ada alat bukti bisa naik jadi tersangka, kalau soal keterlibatan dengan KPLP nanti kami lihat,” tutupnya.

Diketahui, tim BNNP Lampung yang dipimpin oleh plt. Pemberantasan BNNP Richarcd PL Tobing melakukan penggeledahan rumah Dinas Kepala LP kelas IIA Kalianda Muchlis Adjie di samping LP Kalianda pada Jumat 11 Mei 2018 lalu.

Penggeledahan rumah dinas Kalapas ini dilakukan atas pengembangan penemuan adanya indikasi transaksi narkoba yang ada di dalam Lapas Kalianda, yang mana sebelumnya Minggu 6 Mei 2018 Tim BNNP Lampung telah mengamankan 4 kilogram narkoba jenis sabu-sabu dan 4.000 butir pil ekstasi.

Selanjutnya, BNNP Lampung berhasil membekuk empat orang tersangka jaringan besar bandar narkoba di Lamsel, Minggu 6 Mei 2018. Keempatnya diamankan petugas saat akan bertransaksi narkotika jenis shabu-shabu dan ekstasi di Home Stay Green Lubuk Kalianda.

Empat tersangka tersebut ialah Hendri Winata (28) warga Kecamatan Jati Agung, Lamsel, yang berperan sebagai bandar narkoba, Brigadir Adi Setiawan (36) anggota Polres Lamsel, Rechal Oksa Hariz (34), oknum sipir Lapas Kalianda, dan Marzuli YS (38), narapidana Lapas Kalianda. (ver)