Teror Mapolda Riau, Korban 4 Meninggal

16 Mei 2018 - 11:20:57 | 17 | HUKUM & KRIMINALITAS

DL/16052018/Bandarlampung

---- ---- Teror terus berlangsung di Indonesia, setelah Surabaya diguncang serangan bom oleh sekeluarga terduga teroris, kini giliran Mapolda Riau menjadi salah satu target para teroris.

Meskipun belum dinyatakan sebagai teroris, hanya disebutkan sebagai orang tak dikenal menyerang Mapolda Riau Rabu pagi, 16 Mei 2018, sekira pukul 09.00 wib dengan menggunakan mobil Avanza BM 1192 RQ.

Menurut keterangan resmi dari Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto menguraikan kronologis penyerangan tersebut. Sebuah mobil Avanza yang berisi sekitar 5 orang tak dikenal dengan menggunakan Shebo (penutup wajah - red) memasuki area halaman Mapolda Riau.

Saat ada usaha dihentikan oleh petugas polisi yang sedang berjaga, dari mobil tersebut keluar dua orang dengan membawa samurai dan mengejar polisi. Dari serangan ini dua anggota Polisi mengalami luka sabetan samurai.

Sesaat kemudian polisi yang berjaga lainnya melakukan pelumpuhan para penyerang dengan menembak di tempat. Dua orang lainnya yang keluar dari mobil Avanza juga berusaha menyerang polisi, dan berhasil ditembak mati oleh polisi.

Satu orang yang masih berada di mobil dengan nekad menabrakkan mobilnya ke polisi yang menghadangnya dan menyenggol dua jurnalis TV nasional, salah satunya Riyan Rahman dari TV One.

Satu orang yang melarikan diri setelah meninggalkan mobil Avanza sempat menghebohkan daerah sekitar Mapolda, akhirnya dapat ditangkap.

Dari peristiwa ini 4 terduga teroris tewas dan satu anggota polisi meninggal karena ditabrak mobil terduga teroris. Sementara dua anggota polisi lainnya di rawat di Rumah Sakit.

Beberapa barang yang berhasil diamankan satu unit mobil Avanza BM 1192 RQ, Samurai 4 buah, Sepatu 3 pasang, Shebho 5 buah, Jam Tangan. (red)