Nunik : Keji, Pengeboman Gereja Adalah Kejahatan Kemanusiaan

15 Mei 2018 - 06:31:24 | 69 | HUMANIORA

DL/15052018/Bandarlampung

---- Ditengah suasana tahun politik dan menjelang bulan Suci Ramadhan serangan bom bunuh diri yang dilakukan di beberapa lokasi termasuk di tiga gereja di kawasan Jawa Timur menimbulkan reaksi dari banyak kalangan di Indonesia.

Tak terkecuali Calon wakil gubernur Provinsi Lampung, Chusnunia Chalim (Nunik) yang langsung bereaksi keras dan menyampaikan bahwa pengeboman yang dilakukan di tiga gereja merupakan bentuk kejahatan kemanusiaan.

“Saya muslim dan sangat mengutuk keras tidakan tersebut. Itu bukan jihad karena yang dilakukan jelas kejahatan kemanusiaan,” kata Nunik, Senin 14 Mei 2018 dalam akun instagramnya.

Apa yang dilakukan itu adalah sebuah tindakan yang keji tanpa hati nurani, semua agama menganjarkan kebaikan dan perdamaian. Islam yang baik adalah menghormati segala bentuk perbedaan dan penyayang.

“Semua agama mengajarkan kebaikan dan jelas yang telah dilakukan itu merupakan kekejian tanpa hati nurani, mari bersama mengajarkan kebaikan dan perdamaian,” ucapnya.

Secara pribadi Ia turut prihati atas apa yang terjadi di Kota Surabaya dan mendoakan yang mengalami luka cepat sembuh dan keluarga korban dapat diberikan ketabahan.

“Mari bersama-sama mejaga perdamaian dan melawan terorisme, serta tunjukan bahwa warga Indonesia khususnya Provinsi Lampung tidak takut terahadap ancaman yang dilancarkan,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, setelah 3 ledakan di Surabaya, Minggu 13 Mei 2018 siang, pada malam hari juga terjadi ledakan di Sidoarjo. Pada Senin 14 Mei 2018 pagi, aksi bom bunuh diri juga terjadi di gerbang masuk kantor Polretabes Surabaya. Sejauh ini 24, termasuk 4 petugas Polri luka-luka. (*)