GAWAT, Oknum Poldes Margosari Ancam Tembak Warganya

09 Mei 2018 - 20:27:10 | 322 | HUKUM & KRIMINALITAS

DL/09052018/Lampung Timur

---- Makin runyam dan beberapa oknum emosional. Lantaran dugaan penyelewengan bantuan peralatan pertanian (Alsintan)  di Desa Margosari Kecamatan Metro Kibang Kabupaten Lampung Timur semakin kuat dan mencuat.

Bahkan, dugaan keterlibatan pihak perangkat Desa Margosari dalam penyelewengan Alsintan dari Dinas pertanian nampak jelas. Hal ini dibuktikan dengan aksi cowboy seorang Polisi Desa  (Poldes) yaitu Sukat, yang mengancam akan menembak Sugeng (66) salah seorang anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) usai mengikuti rapat di Balai desa setempat pada Rabu 9 Mei 2018 sekira jam 11.30 wib.

Kepada detiklampung.com, Sugeng menjelaskan kronologis pengancaman yang dilakukan oleh oknum Poldes itu kepada dirinya.

Usai mengikuti rapat sosialisasi yang dipimpin oleh Kepala Desa Margosari Suwardi, yang juga dihadiri oleh seluruh perangkat Desa, Sugeng keluar ruangan menuju halaman Balai Desa.

Disitu Sugeng bertemu dengan salah seorang anggota BPD lainya yaitu Wiji. Kepada rekannya tersebut Sugeng bercerita tentang permasalahan antara Petani dengan pengurus Gapoktan. Tiba-tiba sang oknum Poldes langsung mendatangi keduanya dan mengancam akan menembak Sugeng.

“ Tiba-tiba Sukat datang dan langsung membentak saya sembari melontarkan ancaman. Kowe rasah melok-melok tak tembak sisan kowe, iki mumpung aku nggowo senjata ( Kamu tidak usah ikut-ikut, aku tembak sekalian kamu ini, mumpung saya bawa senjata- Red),” jelas Sugeng.

Akibat kejadian tersebut, situasi menjadi tegang dan hampir terjadi bentrok fisik antara Sugeng dengan Sukat, namun keduanya dilerai oleh rekan-rekan mereka yang masih berada di lokasi.

“ Waktu itu saksinya ada Pak Kades Suwardi. Pak Parmin Kades Jaya Asri Desa tetangga, Wiji dan Jaiman ini anggota BPD dan banyak warga lain yang menyaksikan,” katanya.

Akibat kejadian itu, pihak Sugeng malaporkan ke Mapolsek Metro Kibang. Sementara, saat detiklampung.com mencoba menghubungi Kades Margosari via telepon seluler, namun nomor telepon tersebut tidak aktif. (Igun)