Arinal-Nunik Ucapkan Duka Mendalam Atas Wafatnya Muhammad Sobari

08 Mei 2018 - 01:04:56 | 122 | HUMANIORA

DL/08052018/Bandarlampung

---- Innalillahi wainnailaihi rojiun. Sesepuh Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Lampung KH Muhammad Sobari meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), Senin 7 Mei 2018 sekira pukul 20.10 WIB.

“Atas berpulangnya Kiay sepuh yang juga pengasuh Ponpes Al Hikmah terbesar di Bandarlampung, kami (Arinal-Nunik) mengucapkan duka mendalam," kata Cawagub Chusnunia Chalim saat dihubungi dari Bandarlampung, Senin 7 Mei 2018 malam.

Menurut dia, duka mendalam ini tidak hanya dirasakan oleh warga Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Lampung. “Malam ini, Ibu saya langsung bertakziah ke rumah duka. Saya masih mengisi kegiatan di Menggala, jadi besok baru bisa ke Bandarlampung,” kata Bupati Lampung Timur (nonaktif) yang akrab disapa Nunik itu.

“Beliau (KH Muhammad Sobari) merupakan ulama senior di Lampung. Semasa hidupnya, banyak memberikan kontribusi positif bagi organisasi Nahdlatul Ulama (NU) dan saat ini pun masih tercatat sebagai Mustasyar (dewan penasehat) PWNU Lampung periode 2018-2023,” kata Nunik.

Ia juga menyebutkan, sosok KH Muhammad Sobari merupakan tokoh yang luar biasa, pejuang yang tangguh. “Beliau juga dapat mengembangkan Islam melalui ponpes, mulai dari kecil hingga yang terbesar di Bandarlampung,” kata dia.

Berdasarkan informasi yang himpun, Mustasyar (Dewan Penasihat) PWNU Provinsi Lampung periode 2018-2023 ini meninggal setelah menjalani perawatan selama tiga hari di RSUDAM. Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikmah Bandarlampung tersebut menderita sakit saraf kejepit.

Meninggalnya Abah Sobari menyisakan duka mendalam bagi keluarga besar, warga NU, dan ratusan santri Ponpes Al Hikmah Bandarlampung yang dibangunnya pada tahun 1989.

Sebelum menghembuskan nafas terakhir, KH Muhammad Sobari berpesan kepada anak dan menantunya agar terus mengembangkan Ponpes Al Hikmah Bandarlampung serta menitipkan NU.

KH Muhammad Sobari wafat meninggalkan seorang istri, Fatimah (56), sembilan anak, dan 20 cucu.

Rencananya, jenazah almarhum akan dimakamkan di Ponpes Al Hikmah Bandarlampung, Jalan Sultanagung Gang Raden Saleh nomor 23 Kecamatan Kedaton, pada Selasa 8 Mei 2018 sekira pukul 07.00 WIB. (red)