Gegara Ganja, Abeng Divonis 16 Tahun Penjara

02 Mei 2018 - 19:08:06 | 101 | HUKUM & KRIMINALITAS

DL/02052018/Bandarlampung

---- Dituntut 17 Tahun Penjara oleh Jaksa Penuntut Umum, akhirnya Hakim memvonisnya dengan hukuman penjara 16 tahun, potong masa tahanan.

Ini yang terjadi pada Hendriyo alias Abeng (36) warga Dusun Tanjung Baru Desa Karang Sari, Jati Agung, Lampung Selatan, dalam sidang terakhir perkara pidana atas kepemilikan Ganja di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Rabu 2 Mei 2018.

Terdakwa terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan sebagai pemilik daun ganja kering seberat 10 Kg.

Sidang yang dipimpin Hakim Yus Enidar memutuskan hukuman bagi Abeng satu tahun lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum, Farida selama 17 tahun penjara.

Putusan tersebut terdakwa dinyatakan  bersalah melanggar Pasal 114 Ayat (2) UU No 35/2009 tentang narkotika. Selain pidana penjara, terdakwa yang juga bekerja sebagai buruh itu diwajibkan membayar denda sebesar Rp1 milyar subsider 6 bulan kurungan penjara.

Dalam dakwaannya Jaksa menyatakan, perbuatan terdakwa bermula pada 7 November 2017, saat itu terdakwa dihubungi Rio (DPO) untuk menawarkan pekerjaan terhadap terdakwa mengambil sampah daun ganja.

Tidak lama kemudian, terdakwa dihubungi oleh orang yang tidak dia kenal dan mengarahkan untuk pergi ke Kecamatan Natar tepatnya di pinggiran rel Kereta Api, sekitar pukul 23.00 Wib.

“Terdakwa tiba di tempat yang dimaksud, kemudian terdakwa diarahkan mengambil satu buah karung berisikan 20 paket besar daun ganja kering,” tutur JPU pada tututannya.

Selanjutnya pada 9 November 2017 terdakwa dihubungi Rio yang mengatakan akan ada orang yang mengambil ganja sebanyak lima paket besar dengan menyerahkan nomor orang tersebut kepada terdakwa.

Lalu terdakwa menghubungi nomor tersebut dan terdakwa menyarankan agar mengambil paket itu di sebuah gubuk kosong di Kelurahan Karang Anyar, Jatiagung, yang memang sebelumnya paket tersebut terdakwa telah letakkan di gubuk tersebut.

“Lalu pada 14 November 2017 saat akan menunggu pemesan datang, terdakwa ditangkap oleh anggota polisi beserta barang bukti yang dihadirkan dalam persidangan,” kata jaksa. (ver)