Polresta Balam Gulung Jaringan Pengedar Narkoba

01 Mei 2018 - 19:22:00 | 92 | HUKUM & KRIMINALITAS

DL/01052018/Bandarlampung

---- Petugas gabungan Satres Narkoba Polresta Bandarlampung dan Polsek Telukbetung Utara (TbU), berhasil mengamankan lima tersangka sindikat narkoba yakni Heri Gunawan, Ilham Kurniawan, Gerry Samuel, Mamat Syaluri, dan Rudi alias Ayung, kelimanya merupakan warga Bandarlampung, yang diamankan dua tempat berbeda, pada Senin 30 April 2018 sore.

Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol. Murbani Budi Pitono melalui Waka Polresta Bandarlampung, AKBP. Yuddy Chandra mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan lima tersangka tersebut di Mapolresta Bandarlampung. 

Kelima tersangka diamankan di dua tempat berbeda, di jalan Ikan Julung, Kampung Skip Rahayu, Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Bandarlampung, dan terakhir di jalan Jati, Kelurahan Kedamaian, Bandarlampung.

Kronologi pengamanan lima tersangka, saat penggerebekan, di TKP pertama di sebuah kos di jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandarlampung. Kelima tersangka tak berada di lokasi, kemudian petugas melakukan pengejaran.

“Petugas yang mengetahui keberadaan para tersangka dan melakukan pengejaran ke daerah Bumi Waras dan berhasil mengamankan empat tersangka berinisial HG, IL, GS, dan MS, berikut barang bukti berupa, 49 butir inek warna hijau muda, 6 paket sabu-sabu, dan 1 unit timbangan digital. Sedangkan, tersangka RD alias AY sudah tidak ada di lokasi.” Katanya.

Selain itu petugas yang mengantongi identitas RD alias AY, kembali melakukan pengejaran dan penggerebekan di kediamannya. “Hasilnya petugas berhasil mengamankankan tersangka RD alias AY tanpa perlawanan,” kata Yuddy Chandra, saat ekspos di depan Mapolresta Bandarlampung, pada Selasa 1 Mei 2018 siang.

Saat digeledah, tambah Yuddy Chandra, petugas mengamankan barang bukti berupa seperangkat alat hisap sabu, dua bilah pisau, sepucuk Air Soft Gun, satu timbangan digital, dua HP dan satu unit mobil jenis sedan warna silver B-805-JSV.

Dari catatan kejahatannya, tersangka HG dan RD alias AY merupakan residivis kasus serupa. “Saat diinterogasi, RD alias AY mengaku sudah menjadi pecandu narkoba sejak enam tahun lalu dan pernah dibui akibat kasus serupa.” Tambah Yudi.

Sementara tersangka HG mengaku, baru bebas menjalani hukuman akibat kasus serupa. Dirinya membeli sabu-sabu dan pil inex itu dari tersangka HDR. “Rencananya, sabu-sabu dan pil inex itu saya jual kepada RD alias AY dan pelanggan lainnya.” Kata HG.

Akibat perbuatannya, kelima tersangka bakal dijerat Pasal 114 sub Pasal 112 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika ancaman hukuman minimal 4 tahun hingga 20 tahun penjara. (ver)