Arinal Nunik Dengarkan Keluhan Petambak di Kampung Dipasena

01 Mei 2018 - 01:27:41 | 56 | EKONOMI

DL/01052018/Tulangbawang

---- Pasangan calon gubernur Lampung dan calon wakil gubernur Lampung Arinal Djunaidi – Chusnunia (Arinal-Nunik) mendengarkan aspirasi petambak udang di Kampung Dipasena Mulya, Rawajitu Timur, Tulang Bawang, Senin, 30 April 2018.

Pasangan nomor urut tiga ini menyampaikan programnya bila terpilih menjadi Gubernur Lampung dan Wakil Gubernur Lampung 2019-2024. Arinal – Nunik juga akan memperhatikan dan mengakomodir keluhan petambak agar dapat mengoptimalkan produksi udang meningkat.

“Kami siapkan Kartu Petani Berjaya bagi petani dan untuk petambak juga akan diperhatikan bagaimana cara membudidaya dengan benar. Terutama juga infrastruktur jalan dari sini dalam mendistribusikan hasil panen agar tidak terkendala oleh jalan yang rusak,” ungkapnya.

Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung ini menegaskan bahwa jalan utama Simpang Penawar dan Rawajitu Tulangbawang juga akan menjadi prioritasnya dalam melakukan perbaikan infrastruktur. “Hasil panen udang dan distribusi hasil bumi akan semakin lancar bila kondisi infrastrukturnya baik. Ini akan kita utamakan juga,” ujarnya.

Menurutnya, Lampung ini memiliki potensi yang sangat lengkap dari pertanian, peternakan, hingga perikanan. “Provinsi Lampung yang geografisnya daratan, lautan, dan pegunungan sangat lengkap sumber daya alamnya. Saya akan maksimalkan potensi yang ada sehingga Lampung menjadi terpandang di Indonesia,” tuturnya.

Arinal menerangkan program pemberdayaan perempuan juga akan diberikan pelatihan kepada Ibu-ibu untuk meningkatkan kemampuannya.

 “Nanti Ibu Nunik juga akan memberikan pelatihan kepada Ibu-ibu untuk meningkatkan ekonominya secara mandiri. Jadi tidak hanya dari hasil panen padi, udang, atau beternak saja. Tapi dapat meningkatkan ekonomi dari pelatihan dengan usaha lainnya,” imbuhnya.

Perempuan Dilibatkan

Nunik mengatakan bahwa perempuan akan dilibatkan dalam pembangunan di Lampung. “Seperti yang disampaikan oleh Pak Arinal tadi pemberdayaan perempuan juga akan dilakukan dengan melibatkannya dalam pembangunan. Mulai dari tingkat desa hingga provinsi akan dilibatkan dalam musrenbang desa dan musrenbang provinsi,” ungkapnya.

Bupati Lampung Timur nonaktif ini juga akan mengoptimalkan peran perempuan dalam meningkatkan penghasilannya secara ekonomi.

“Ibu-ibu akan diberikan pelatihan dan dapat meningkatkan kemandirian secara ekonomi. Call Center juga akan disediakan untuk warga dalam mendekatkan kepada gubernur dan wakil gubernurnya. Terutama dalam menyampaikan keluhan ataupun mengundang gubernur dan wakil gubernurnya,” tuturnya.

Nunik menambahkan untuk petambak juga akan diberikan perhatian dengan memberikan pelatihan dalam peningkatan produksi udang.

“Di sini (Kampung Dipasena, red) dikenal sebagai produksi udang, kita akan berikan pelatihan agar pembudidayaan udang bisa berhasil dan meningkat produksinya,” terangnya. (Lis)