Program Religi Akan Ditambah Kuotanya

17 April 2018 - 15:18:21 | 202 | POLITIK

DL/17042018/Lamtim

---- Program wisata rohani yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, di era kepemimpinan M Ridho Ficardo, sebagai gubernur. Ternyata, memberikan dampak positif secara langsung oleh masyarakat di Bumi Ruwa Jurai. 

Bahkan, program keagamaan yang telah dicanangkan oleh Ridho bersama Bachtiar Basri ini, diminta untuk masuk lebih dalam ke lingkup ranah pondok pesantren (ponpes) se-Provinsi Lampung.

Hal itu diketahui saat calon gubernur Nomor Urut 1 tersebut mengunjungi masyarakat Desa Utama Jaya, Kecamatan Seputih Mataram, Lampung Timur (Lamtim) Jumat 13 April 2018.

Seperti yang diungkapkan oleh, Ibu Yuni, dari pengajian Majelis Muslimah Seputih Mataram. Dirinya meminta, agar ada bantuan untuk kelangsungan wisata rohani Wali Songo, karena selama ini kesulitan dalam hal transportasi.

Begitu juga dengan salah satu santri di Pondok Pesantren Darul Hikmah, Amanatul fahriyati Kamilah, yang berharap kepada Ridho Ficardo, agar santri-santri di pondok pesantren juga dapat merasakan wisata rohani ziarah makam Wali Songo. “Kalau bisa, berangkat bareng Pak Ridho juga kami mahu,” selorohnya.

Menanggapi hal itu, Ridho menyatakan, bahwa program wisata rohani selama ini memang sudah ada dan berjalan dengan baik. “Insya Allah, nanti kita tambah kuota agar lebih banyak masyarakat yang diberangkatkan,” ucap Ridho, disambut riuh tepuk tangan para warga.

Untuk diketahui, Pemprov Lampung, telah memberangkatkan Program Wisata Rohani Tirtayatra ke Bali untuk umat Hindu di Lampung sebanyak 900 orang pada tahun 2017 lalu.

Kemudian pemprov juga telah memberikan umroh dan wisata rohani Wali Songo untuk umat muslim di Lampung hingga sekitar 10.000 orang diakhir tahun 2017.

Dilain hal, Ibu Sri (42), warga Utama Jaya, Seputih Mataram, mengaku di era kepemimpinan Ridho Ficardo dan Bachtiar Basri, banyak jalan yang berhasil diperbaiki.

“Perubahan yang paling terasa selama Pak Ridho menjabat adalah perbaikan jalan. Dulu jalan di sini sampai ditanami pohon pisang, karena sangking hancurnya. Tahun lalu sudah berangsur diperbaiki walaupun belum semuanya,” kata Sri.

“Alhamdulillah, tanpa dukungan dari bapak dan ibu semua hal itu tidak akan terjadi. Dan semua ini dilakukan dengan tujuan memperbaiki seluruh sektoral yang ada secara nyata. Dan saya juga meminta, kedepannya kita bersama-sama kembali membangun Lampung untuk Maju dan Sejahtera,” timpal Ridho. (Lis)