Allah Yang Mengabulkan Doa, Bukan Ustadz

17 April 2018 - 11:03:11 | 83 | POLITIK

DL/17042018/LAMPUNG TENGAH

---- Kedatangan Ketua Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Qodiri, Jember, Jawa Timur, KH. Achmad Muzaki Syah, bersama calon Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dan Fauzi Toha. Disambut meriah oleh puluhan ribu santri Ponpes Walisongo, Wates, Lampung Tengah, Minggu 15 April 2018. 

Pimpinan Ponpes Walisongo, Gus Ulum, mengatakan menjadi suatu kehormatan besar, kegiatan Dzikir Akbar dalam rangka Haul Sulton Auliya Syaikh Abdul Qodir Jailani RA, dihadiri langsung oleh M Ridho Ficardo dan KH. Achmad Muzaki Syah, secara langsung.

“Saya berterimakasih sekaligus deredeg (gugup) ini ada KH. Achmad Muzaki Syah dan Pak Ridho,” ucap Gus Ulum. 

Sementara itu, dalam ceramahnya, KH. Achmad Muzaki Syah, mengatakan bahwa hanya doa yang dipanjatkan dengan keyakinan akan dikabulkan oleh Allah SWT, apalagi bila dilakukan secara bersama-sama.

Dan hanya Allah SWT, lanjut KH. Muzaki, yang akan mengabulkan semua doa, bukan Kiyai, bukan ustadz, tapi hanya Allah SWT.

“Tadi Pak Ridho memohon agar didoakan dapat memimpin kembali Provinsi Lampung. Insya Allah, kita doakan bersama, namun hanya Allah SWT yang memiliki kuasa. Semoga doanya dikabul oleh Allah SWT,” kata KH. Muzaki.

Selain itu KH. Muzaki, juga turut mendoakan agar Bandara Radin Inten II Lampung Selatan, segera berstatus sebagai bandara internasional dan dapat digunakan untuk embarkasi haji penuh.

“Kepala direktorat perhubungan itu termasuk salah satu santri saya, semoga pertemuan ini dapat menjadi penghubung agar Bandara Radin Inten II dapat segera di gunakan sebagai embarkasi haji penuh,” jelas KH. Muzaki. 

Ditempat yang sama, para santri yang ada di Ponpes Walisongo, menyatakan, sangat berharap agar Ridho Ficardo dapat kembali terpilih menjadi Gubernur Lampung.

Salah satunya, santri Ahmad Jauhari, yang mengaku, di era kepemimpinan Ridho Ficardo, banyak pondok pesantren mendapat perhatian.

“Era Pak Ridho banyak pesantren yang dibangunkan asrama untuk santri-santrinya. Semoga semakin banyak pesantren yang mendapat perhatian ini dari Pak Ridho. Kami juga mendoakan agar beliau terus memimpin Lampung,” ungkap Jauhari. 

Seperti diketahui, pada kurun waktu tahun 2016 - 2017, Ridho Ficardo, telah membangun lima asrama santri dan mahasiswa berlantai tiga dan lima. Yakni, asrama Ponpes Riyadlatul Ulum, Desa Bumiharjo 39B, Kecamatan Batanghari, Lampung Timur, dan asrama mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera), Terusan Ryacudu, Desa Way Hui, Jatiagung, Lampung Selatan.

Kemudian Asrama Ponpes YPI Al Hikamus Salafiyah Desa Muji Rahayu, Kecamatan Seputihagung, Lampung Tengah, Pondok Pesantren Ma-had Aly Tarbiyatul Muballighin, Kota Metro, dan Ponpes Madinah Desa Karyatani, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur.

Sebelumnya, M Ridho Ficardo, bersama ayahanda Fauzi Toha, menyambut kedatangan Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al Qodiri, Jember, Jawa Timur, KH. Achmad Muzaki, di Bandar Radin Inten II Lampung Selatan. 

Selain bersilaturahmi dengan calon Nomor Urut 1 ini, kunjungan KH. Achmad Muzaki ke Lampung, juga dalam rangka menghadiri kegiatan Dzikir Akbar, Haul Sulton Auliya Syaikh Abdul Qodir Jailani RA, di pondok pesantren Walisongo, Wates, Lampung Tengah.

Ketiganya terlihat sangat akrab berbincang-bincang. Turut serta menemani, Wakil Ketua DPRD Lampung Imer Darius, Ketua Baznas Lampung Mahfud Santoso, dan berbagai tokoh Lampung lainnya. (tim)