Parosil: Bantu Warga Ini Dan Usahakan Bedah Rumahnya

16 April 2018 - 19:02:59 | 2241 | HUMANIORA

DL/16042018/Lampung Barat

---- Tanggap sosial yang tinggi ditunjukkan Bupati Lampung Barat (Lambar) Parosil Mabsus. Saat mendapat laporan ada warganya yang sedang ditimpa musibah, serta merta Pak Cik – panggilan popular Parosil Mabsus, langsung ke lokasi.

Seperti yang dilakukan kali ini, Pak Cik menyambangi Tugiman (41) warganya di Lingkungan Suka Jaya Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik-Bukit, Senin 16 April 2018. Tugiman tergolong warga yang serba kekurangan itu kini sedang menderita sakit dan lumpuh.

Kedatangan Bupati Lambar didampingi Kadis Sosial Gison Sihite, Kadis Kesehatan Paijo, Kepala Puskesmas Liwa, Camat Balik-Bukit, Lurah Way Mengaku, Hadi  Sutanto, anggota Polsek Balik-Bukit dan anggota Koramil Balik-Bukit.

“Kami  mendapat laporan ada warga saya yang sedang sakit, hidup serba kekurangan, maka hari ini kami silaturahmi langsung dengan keluarga Tugiman,” ungkap Bupati.

Selain melihat langsung kondisi keluarga yang tinggal di rumah gubuk yang tanahnya pinjam milik kerabat bersama isteri dan seorang anaknya, juga memastikan apakah program pemerintah sudah sesuai sasaran atau belum.

“Pak Tugiman dan keluarga layak mendapatkan program pemerintah seperti KIP (Kartu Indonesia Pintar, KIS (Kartu Indonesia Sehat) dan Rastra, dan Alhamdulillah keluarga tersebut sudah mendapatkan layanan program pemerintah tersebut,” jelas Parosil.

Selain itu, terkait kondisi rumahnya kurang layak, Parosil telah meminta Baznas untuk mencarikan solusinya, bila perlu dan memungkinkan Baznas kabupaten diperintahkan untuk melakukan bedah rumah. 

“Untuk perbaikan rumah warga tersebut, saya sudah perintahkan Baznas untuk mencarikan solusinya bila perlu dan memungkinkan dilakukan bedah rumah secepatnya, sesuai dengan standar rumah ini,” jelas Parosil.

Dalam kunjungannya Parosil juga menyerahkan sembako untuk membantu meringankan beban keluarga Tugiman. 

Kadis Sosial Lambar, Gison Sihite, mengatakan pihaknya telah mengecek KIS yang dimiliki oleh keluarga Tugiman ternyata ada kesalahan, dan pihak dinas sudah koordinasi dengan pihak BPJS untuk melakukan perbaikan.

“Menurut Pak Tugiman beberapa waktu lalu dirinya berobat di klinik kesehatan, ternyata oleh pihak klinik diminta bayaran, karena KIS yang mereka miliki bermasalah, dan staf saya sudah mengurus secara langsung,” kata Gison.

Sementara Lurah Way Mengaku, Hadi  Sutanto, kelurahan selama ini telah memfasilitasi keluarga Tugiman untuk menerima manfaat program pemerintah.

“Pihak kelurahan memfasilitasi keluarga Tugiman, beliau sudah menerima Bansos, seperti PKH dan Rastra,” tandasnya. (Ade)