Tony: Pecandu Narkoba Bisa Idiot

07 April 2018 - 08:20:40 | 101 | POLITIK

DL/07042018/Bandarlampung

---- Pecandu narkoba punya banyak ancaman yang berbahaya pada dirinya. Selain terganggu secara kejiwaan, pecandu narkoba ada kemungkinan menjadi idiot.

Ini diungkapkan H Tony Eka Candra, saat menerima kunjungan Dewan Pimpinan Pusat Berantas Narkoba dan Maksiat (DPP BNM) bersilaturahmi Ke Posko Tim Kerja Pemenangan Cagub Arinal-Nunik, Jumat 6 April 2018 malam.

Tony yang juga Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Lampung ini mengapresiasi Jajaran DPP BNM yang telah ikut serta memerangi kejahatan, peredaran gelap dan penyalagunaan narkoba.

“Pengguna dan pecandu narkoba tersebut sebagian kecil saja yang dapat pulih kembali kepada kehidupan normal, karena sebagian berakhir dengan kematian dan sebagian lagi menjadi idiot dan akan menjadi beban keluarga, beban masyarakat sekaligus menjadi beban Bangsa dan Negara,” ujar H Tony Eka Candra.

Tony menjelaskan, pengguna dan pecandu narkotika semakin hari jumlahnya semakin meningkat dan beragam, mulai lintas usia, lintas profesi dan status sosial.

“Pengguna narkoba di Indonesia saat ini mencapai 5,9 juta jiwa, dan di Provinsi Lampung sekitar 117 ribu jiwa, 22 prosen diantaranya adalah para pelajar dan mahasiswa calon penerus generasi bangsa, dan sebagian lagi masih dalam usia produktif.,” ujar Tony yang juga Ketua PD VIII KB FKPPI Lampung ini.

“Insya Allah apa yang menjadi harapan kita bersama, dapat diwujudkan oleh pasangan calon Arinal-Chusnunia. Mari kita sama-sama berjuang untuk memenangkan pasangan nomor urut 3 untuk Provinsi Lampung yang maju, adil, makmur, sejahtera, mandiri dan bermartabat, serta menjadi Provinsi yang sehat masyarakatnya dan bebas narkoba”, tandasnya.

Kedatangan rombongan DPP BNM tersebut disambut langsung oleh Ketua Tim Kerja Pemenangan H. Tony Eka Candra, didampingi Sekretaris Hidir Ibrahim, Kepala Sekretariat Bambang Purwanto, Yusro Hendra Perbasya, Benny HN Mansyur, Ujang Priyadi, Thomas Alfa Edison, Teddy Hermanto, Reza Fahlevi, Dona Furqon, Ust. Sofyan, Danny Mulyawati, Maulidya Herlita, Adrina Yustitia, Yudha Sukarya, serta turut hadir Pengurus teras DPD GRANAT Provinsi Lampung Rusfian dan Rachmad Cahya Aji. (*)