PNPM-MPD Lampung Timur Serap 95 Persen

08 Januari 2014 - 18:00:44 | 2970 | BERITA DAERAH

DL/08012014/SUKADANA

Kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakar–Mandiri Pedesaan (PNPM-MPd) dan Dekonsentrasi Desa dari APBN TA 2013, Kabupaten Lampung Timur, terhitung Desember 2013 lalu sudah terserap 95 persen. Ini diungkapkan Kepala Bagian pemberdayaan pengembangan desa BPMPD Lamtim, Tabari, didampingi Kasubid bantuan pembangunan dan usaha ekonomi desa, Danis, diruang kerjanya, Rabu (08/01).

PNPM-MPd 2013 sudah hampir rampung secara menyeluruh, berkisar pencapaian 95 persen. Begitu juga dengan kegiatan ADD (Dekonsentrasi Desa) sudah teralisasi kegiatan 90 persen. “Untuk kelanjutan kegiatan tersebut, pihak PMD masih perlu berkoordinasi dengan pusat. Yang jelas secara menyeluruh serapan anggaran kegiatan serta fisik kegiatan mencapai 95 persen,” jelasnya.

Secara rinci mengenai anggaran PNPM-MPd total sebesar Rp, 40 Miliar dari dua sumber pendanaan, yakni APBN kurang lebih Rp38 Miliar, dari APBD kurang lebih Rp2 Miliar.

Dari jumlah keseluruhan dana tersebut, memang tidak seluruh kecamatan mendapatkannya. Dari 24 Kecamatan seluruh Kab Lamtim, hanya dibagi kepada 20 Kecamatan. Kucuran anggaran kepada masing-masing Kecamatan variatif dari  Rp 1 Miliaar sampai kurang lebih Rp3  Miliar.

Pendanaan yang telah dikucurkan, diperuntukan bagi pembangunan fasilitas desa sesuai kebutuhannya. sepertipembangunan sumur Bor (air bersih), pembuatan irigasi, pembangunan dan peningkatan jalan pedesaan, pembangunan jembatan.

Selain itu, terdapat kegiatan pembangunan sekolah baru (PAUD) dan gedung Puskesmas pembantu (Pustu), pembangunan pasar mandiri desa. Dan sebagian dana diperuntukan bantuan simpan pinjam kelompok perempuan (SPP).

Selain kegiatan PNPM, Lampung Timur juga melaksanakan kegiatan dekonsentrasi desa yang jumlah anggarannya kurang lebih Rp 32.728.155.000.

Keseluruhan dana ini, terbagi lima kegiatan atau pekerjaan, yakni kegiatan pembuatan talut, pembangunan jalan ounderlagh, jembatan, pembuatan gorong-gorong. Kemudian kegiatan r ehab gedung balai desa, dan kegiatan LPM, PKK dan PAUD. Secara keseluruhan pencapaian kegiatan ADD ini mencapai 90 persen. (rd-14)