Nyanyi Darah Juang Nunik Teteskan Air Mata

31 Maret 2018 - 14:41:41 | 1512 | HUMANIORA

 

DL/31032018/Bandar Lampung

---- Lagu Darah Juang, ciptaan Jhon Tobing yang menjadi lagu mahasiswa Indonesia, rupanya mempunyai kenangan yang kuat dihati para mahasiswa, bahkan para mantan mahasiswa Indonesia.

Disini Negeri kami .. Tempat Padi terhampar

Samuderanya kaya raya .. Tanah kami subur Tuhan

Di Tengah Negeri Permai ini .. Berjuat Rakyat Bersimbah Luka

Anak kurus tak sekolah … Pemuda Desa tak Kerja ….

Ini sepenggal lagu Mahasiswa yang dinyanyi Calon Wakil Gubernur Lampung Chusnunia atau yang akrab disapa Nunik usai Bedah Visi Misi di Rektorat Lantai II, Universitas Lampung Sabtu, 31 Maret 2018.

Nunik yang juga mantan aktivis mahasiswa saat kuliah ini meminta mahasiswa terus berjuang untuk rakyat. “Untuk mahasiswa jangan bosan-bosan berjuang terus untuk rakyat,” ucapnya.

Saat bernyanyi, wanita yang menjadi satu-satunya calon wakil Gubernur Lampung ini menghayati lirik demi lirik lagu perjuangan mahasiswa tersebut. Bupati Lampung Timur nonaktif ini pun sempat menitikkan air mata saat berakhir lirik lagu darah juang.

Nunik semasa mahasiswa juga aktif dalam pergerakan tahun 2002 dan tergabung dalam Forum Komunikasi dan Aksi Mahasiswa Semarang (FKAMS). Anggota DPR RI dua periode ini pun menjabat sebagai wakil sekretaris kala itu hingga 2003. 

Tak sampai disitu saja, sifat kritis dan peduli terhadap masyarakat kampus juga membuat dirinya aktif dalam Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) IAIN Wlisongo 2002 – 2003. Lagu darah juang mengingatkannya untuk selalu siap melayani rakyat.

Dia pun meminta kepada mahasiswa untuk mengawal pelaksanaan Pilgub 2018.”Mahasiswa harus berperan dalam mengawal dan mengawasi calonnya. Tagih terus siapapun yang jadi nanti. Kalau saya jadi tagih juga,” tegasnya.

Menurutnya, mahasiswa sebagai penyambung antara pemerintah dan rakyat. “Peran mahasiswa harus dilibatkan," tandasnya. (rel)