DPRD Minta Pemkot Bangun Rumdis Anggota Dewan

30 Maret 2018 - 11:54:37 | 459 | PARLEMENTARIA

DL/30032018/Kota Metro

--- Sejumlah Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro, menuntut Pemerintah Kota  (Pemkot) Metro untuk  menganggarkan Perumahan bagi anggota Dewan.

Hal ini disampaikan pada rapat Paripurna Penyampaian Laporan Pertangung jawaban Walikota akhir tahun 2017, Rabu 28 Maret 2018.

Seperti disampaikan Ketua Fraksi Partai Gerindra, Ridhuan Sory Maoen Ali saat ini sewa rumah anggota dewan berkisar Rp8,5 juta perbulan dikalikan 25 jumlah anggota selama 12 bulan terhitung mencapai Rp2,55 Milyar.

Menurutnya, penganggran perumahan tersebut sesuai dengan Amanat PP 18 tahun 2016, dalam rangka penghematan anggaran.

“Andaikata itu dibangunkan dengan rumah tipe 70 keluar dana kurang lebih senilai Rp15 Miliar dan yang akan dinikmati adalah anggota DPRD hasil pemilihan 2019—2023, tanpa lagi mendapatkan tunjangan perumahan dan Lokasinya di Lambouw,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Fraksi Kebangkitan Nasional, Alizar. Ia sangat mengharapkan Pemkot menganggarkan perumahan anggota DPRD. Hal ini untuk mengurangi  besarnya tunjangan perumahan anggota dewan.

Sejumlah Fraksi seperti PAN juga mempertanyakan rencana pembangunan gedung Metro Convention Center (MCC). Pasalnya, di tahun 2016 Pemkot telah mengalokasikan anggaran senilai Rp13,6 Miliar.

Namun kenyataannya hingga hari ini belum nampak sedikitpun progres pembangunan yang diharapkan dapat menjadi ikon Kota Metro.

Hal serupa juga disampaikan oleh Fraksi Kebangkitan Nasional. Alizar menyatakan di tahun 2017 sudah dianggarkan, namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda dimulainya pembangunan gedung MCC tersebut. Sementara itu di tahun 2018 dianggarkan lagi.

Ketua Fraksi PDI-P Basuki mengingatkan walikota untuk lebih mengedepankan peraturan perundang-undangan dal rencana pembangunan MCC, yang sudah dianggarkan sejak 2017 lalu. Termasuk pelaksanaan pelelangan maupun proses pembangunannya. (Igun)