CO KKBM Lampung Siap Laksanakan Edukasi P2PMI

27 Maret 2018 - 14:30:01 | 1782 | BERITA DAERAH

DL/27032018/Bandarlampung

----- Usai mengikuti pembekalan Community Organizer (CO) Penggerak Komunitas Keluarga Buruh Migran (KKBM) yang dilakukan Direktorat Pemberdayaan, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) pada Rabu hingga Jumat, 23 Maret 2018, CO KKBM Lampung siap laksanakan edukasi Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2PMI) di wilayahnya masing-masing.

Para CO KKBM yang masing-masing berasal dari Desa Bumidaya Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Desa Margototo Kecamatan Metro Kibang, Lampung Timur, Desa Kedondong Kecamatan Kedondong, Pesawaran dan Desa Tanjung Jaya Kecamatan Bangun Rejo, Lampung Tengah tersebut secara resmi  dikukuhkan, Senin 26 Maret 2018 di Aula BP3TKI Lampung.

Kepala BP3TKI Lampung, Mangiring Hasoloan Sinaga pada acara pengukuhan mengimbau kepada 12 orang yang berasal dari 4 Kecamatan di Provinsi Lampung tersebut untuk selalu siap membantu pelaksanaan tugas BP3TKI Lampung seperti layanan Informasi P2PMI, Advokasi permasalahan PMI hingga layanan pendampingan unit usaha berbasis komunitas.

“Kegiatan Sosialisasi dan pemberdayaan nantinya akan digelar pada daerah asal sekitar CO KKBM, CO  mulai identifikasi.” imbau Sinaga.

Lebih lanjut Sinaga mengatakan keberadaan CO KKBM diharapkan mampu memberi dampak yang positif bagi pemerintah utamanya masyarakat luas.

Dengan adanya CO KKBM, Sinaga berharap, sebagian pekerjaan rumah BP3TKI Lampung dapat terbantu dengan peran CO KKBM yang secara tidak langsung merupakan perpanjangan tangan BP3TKI dan lebih dekat dengan masyarakat.

“CO KKBM harus peka terhadap permasalahan CPMI/PMI disekitarnya sehingga dapat menjembatani Gap antara Pemerintah dan Masyarakat, pengaduan yang dilaporkan kepada mereka dapat mempermudah Pemerintah menindaklanjuti permasalahan CPMI/PMI atau keluarganya di daerah,” ujar Sinaga.

Hal tersebut senada dengan himbauan Sekretaris Utama BNP2TKI, Hermono dalam penutupan kegiatan pembekalan di Bogor yang menyatakan bahwa tim KKBM di daerah-daerah yang telah dibentuk harus diperkuat. 

Setelah pengukuhan CO KKBM Lampung dengan penyerahan SK  secara simbolis dari Kepala BP3TKI kepada Koordinator CO masing-masing, giat dilanjutkan dengan paparan penajaman Tupoksi Seksi oleh Kepala Seksi Penyiapan dan Penempatan, Kepala Seksi Perlindungan dan pemberdayaan, Kepala Seksi Kelembagaan dan Pemasyarakatan Program serta Pejabat Fungsional Pengantar Kerja.

Mewakili CO KKBM, Hadi Susanto menyatakan dirinya dan tim siap menjadi mata dan telinga CPMI/PMI dilingkungan kecil Masyarakat. “Suara-suara para CPMI dan PMI terutama di pelosok-pelosok desa yang merupakan kantong atau sumber PMI terbanyak kami dengarkan untuk diteruskan ke BP3TKI.” ujarnya.

Sebagai informasi, KKBM ialah komunitas dari, oleh dan untuk masyarakat setempat lingkungan desa, beberapa desa atau kecamatan sumber PMI.

Suatu kesatuan sosial yang memiliki kesamaan yaitu pernah, sedang atau akan bekerja ke luar negeri sebagai PMI beranggotakan PMI, keluarga, paralegal PMI, tokoh masyarakat, penggiat isu migran. Sedangkan, penggerak KKBM adalah orang yang bekerja pada tingkat komunitas/kelompok. CO-KKBM merupakan bagian dari komunitas yang mengorganisir anggota lainnya agar dengan sadar mau bergerak melakukan usaha bersama menyelesaikan permasalahan terkait penempatan dan perlindungan PMI yang terjadi di lingkungan tempat tinggalnya. (Asbg)