Ridho Tetap Kosisten Akan Perhatikan Pendidikan di Lampung

27 Maret 2018 - 14:09:13 | 122 | BERITA DAERAH

DL/27032018/Pesawaran

---- “Pemerataan akses pendidikan harus diimbangi dengan pemerataan pendidikan yang berkualitas. Sebenarnya itulah target utama dari program Bosda. Memang saat ini baru berjalan di enam kabupaten, namun kedepan harapan saya dapat mencakup seluruh 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung,” papar Ridho, Senin (26/03) siang.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung (non-aktif) Muhammad Ridho Ficardo saat bersilaturahmi dengan masyarakat pekon Yogyakarta Selatan, kecamatan Gading Rejo, Pringsewu, Minggu 25 Maret 2018 siang. 

sebelumnya, M.Ridho Ficardo juga melakukan Panen Raya bersama masyarakat dan Gapoktan Sidorukun dari Desa Wonodadi Utara.

Muhammad Ridho Ficardo menyatakan bahwa target pembangunan di sektor pendidikan tidak hanya sekedar pemerataan akses pendidikan, namun harus diimbangi dengan pemerataan yang berkualitas dan salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program Bosda.

Melalui Program Bantuan Operasional Daerah (Bosda), Pemerintah Provinsi Lampung telah membantu siswa yang berprestasi namun memiliki keterbatasan finansial untuk tetap bersekolah. Pada tahun 2017 Pemprov telah menggelontorkan dana sebesar Rp.90 miliar lebih dari APBD 2017, sedangkan pada Semester I tahun 2018, dana yang dianggarkan adalah sebesar Rp22,9 miliar.

Sementara itu, Tarman warga setempat mempertanyakan soal bantuan pendidikan jika ingin melanjutkan kuliah, apakah Pemprov memiliki program khusus untuk hal tersebut, apakah ada syaratnya layaknya ikatan dinas.

“Kalau bosda kan untuk sekolahan pak, kalau ada yang mau melanjutkan kuliah, tapi terhambat biaya bagaimana? Saya pernah dengar ada yang mengalami demikian kemudian menghadap pak gubernur terus langsung dibiayai, apa memang benar pak, terus apakah ada ikatan dinas atau semacamnya,” ujarnya.

Menanggapi Hal tersebut, Ridho menjelaskan bahwa saat ini Gubernur Lampung bersama jajaran Pemerintah Provinsi telah mencanangkan program beasiswa di Perguruan Tinggi Polinela khusus untuk anak petani yang kurang mampu.

“Saat ini kita punya program beasiswa Polinela pak, dibiayai sampai lulus, bukan hanya biaya kuliahnya saja, tapi semuanya sampai biaya tempat tinggal, makan, dan laian-lain, pokoknya semuanya gratis sampai lulus. Saat ini penerima beasiswa polinela jumlahnya 125 orang pertahun, mungkin tahun ini atau kedepan bisa ditambah sampai 200 orang pertahun,” papar Ridho

Kemudian masalah ikatan dinas Ridho menyatakan tidak ada ikatan dinas dalam program tersebut, “Tidak ada ikatan dinas, kami ikhlas memberikan biaya itu semua untuk mayarakat, dengan harapan mungkin 10 atau 20, atau mungkin 30 tahun kedepan, ketika Provinsi Lampung membutuhkan bantuan mereka, maka mereka akan terpanggil hatinya untuk membantu Lampung yang kita cintai ini,” Ungkap Ridho. (MrF)