Sepuluh Jiwa Melayang Pada Tabrakan Beruntun di Tarahan

25 Maret 2018 - 04:12:26 | 441 | HUMANIORA

DL/25032018/Lampung Selatan

--- Tabrakan maut dan beruntun yang terjadi di ruas jalan lintas Sumatera Km 21-22 tepanya di desa Tarahan Kecamatan Katibung memakan korban 10 orang meninggal dunia. Demikian diungkapkan Kapolres Lampung Selatan, AKBP M. Syarhan, Kamis 22 Maret 2018 sore.

Dari jumlah tersebut, enam korban dinyatakan meninggal dunia, dua orang dalam kondisi luka berat dan lainnya mengalami luka ringan.

“Untuk penyebab kejadian, hingga saat ini masih dalam tahap penyelidikan oleh Satlantas Polres Lampung Selatan,” singkatnya, Jumat 23 Maret 2018 dinihari.

Berikut identitas para korban lakalantas beruntun yang dirilis oleh Polres Lampung Selatan.

1. Soni Dewantara (29),  warga Dusun Kali Asin RT 12, Desa Kalisari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. (Meninggal dunia di lokasi kejadian)

2. Eko Sucipto, warga Kabupaten Tulangbawang Barat. (Mengalami luka berat, kemudian meninggal dunia di Puskesmas Panjang, Bandar Lampung)

3. Sutriani (23), warga Dusun Jati Anom, Desa Sonoharjo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. (Meninggal dunia di lokasi kejadian)

4. Harmoko (36), warga Dusun V RT 12/RW 05, Desa Sribasuki, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah. (Meninggal dunia di lokasi kejadian)

5. Hendri Sujito (28), warga Dusun I RT 2/RW 1, Desa  Sribasuki, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah. (Mengalami luka berat)

6. Amir (54), warga Dusun V RT 11/RW 05, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah. (Meninggal dunia di lokasi kejadian)

7. Suparlan (29), warga Desa Simpang Propau, Kotabumi, Lampung Utara. (Mengalami luka berat dan dirawat di RSUD Abdul Muluk Bandar Lampung)

8. Asari (48), warga Kebon Jeruk, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung (Mengalami luka berat, kemudian meninggal dunia di RSUD Abdul Muluk Bandar Lampung)

9. Sukarna (50), warga Kampung Bugis, Kecamatan Pesawahan, Bandar Lampung. (Mengalami luka ringan)

10. Nanang (40) warga Kampung Bugis, Kecamatan Pesawahan, Bandar Lampung. (Mengalami luka ringan). (Ris)