Korem 043 Gatam Musnahkan Senpi Rakitan

16 Maret 2018 - 02:53:01 | 136 | HUMANIORA

DL/16032018/Badar Lampung

---- Komando Resort Militer (Korem) 043 Garuda Hitam memusnahkan 193 pucuk senjata api (Senpi) rakitan yang diserahkan masyarakat kepada Kodim jajaran Korem 043 Garuda Hitam se- provinsi Lampung sepanjang tahun 2017-2018.

Selain itu, masyarakat juga menyerahkan senpi rakitan dengan sukarela kepada tim Intel Korem 043/Garuda Hitam. Pemusnahan tersebut dilakukan dengan cara dipotong-potong menggunakan mesin gerinda besar.

Ke-193 senpi rakitan tersebut terdiri dari 27 pucuk senpi rakitan laras panjang dan 166 pucuk senpi rakitan laras pendek. Pemusnahan dilakukan di halaman Makorem Jl. ZA Pagaralam Bandarlampung dan disaksikan jajaran Kepemerintahan Provinsi Lampung, Rabu 24 Maret 2018.

Komandan Korem 043 Gatam, Kolonel Inf. Hadi Basuki menjelaskan bahwa pada 2017 Korem berhasil menyita senpi rakitan laras panjang 26 pucuk dan laras pendek 142 pucuk. Pada 2018 senpi rakitan laras panjang ada satu pucuk dan senpi rakitan laras pendek 24 pucuk.

Menurut Hadi Basuki, mayoritas kepemilikan senpi tersebut dari wilayah Kabupaten Mesuji, Tulang Bawang, Metro dan Lampung Tengah. Selain senpi rakitan didapat pula amunisi aktif 829 butir.

“Kami saat ini masih dalam tahap penelusuran, dari beberapa wilayah lainnya seperti Lampung Barat itu hanya sebagian. Tapi memang yang dominan diserahkan ke jajaran kami rata-rata dari Mesuji, Tulang Bawang, Metro dan Lampung Tengah,” jelasnya.

Seluruh senpi yang diserahkan masyarakat adalah senpi rakitan tidak ada senjata organic. “Semuanya adalah senjata modifikasi atau rakitan. Mayoritas masyarakat biasa yang mempunyai senpi ini, ada yang pengangguran dan juga pedagang. Amunisi juga telah kita serahkan kepada jajaran Peralatan Daerah Militer (Paldam) dan sudah kita leburkan,” kata Hadi.

Danrem menegaskan, pihaknya terus mempelajari dan menelusuri secara intern dari mana amunisi itu bisa didapat oleh masyarakat dan dipergunakan untuk apa.

“Di internal, kami melakukan crosscheck jangan sampai amunisi itu dari TNI. kami terus melakukan pendataan, pertanggung jawaban pengguna amunisi. Kami juga melakukan koordinasi dengan Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) siapa saja yang membeli amunisi sehingga tahu amunisi itu diapakan,” tegasnya.

Penyerahan senpi secara sukarela oleh masyarakat merupakan bagian dari program komunikasi sosial untuk disampaikan kepada masyarakat bahwa tidak ada gunanya memiliki senpi.

Danrem menambahkan pihaknya akan bekerjasama dengan Kepolisian, Kejaksaan guna menelusuri dan mengetahui darimana sumber senjata itu berasal.

“Kami jajaran TNI siap mem-back up rekan-rekan dari Kepolisian. Dengan ini kami menyampaikan bahwa kami ada program komunikasi sosial kepada masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Danrem Hadi Basuki memberikan Piagam Penghargaan kepada Serda Yuli Kusheri atas pengabdian dan dedikasinya yang telah berhasil memotivasi dan melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk menyerahkan senpi rakitan kepada Kodim 0410/KBL, Korem 043/Garuda Hitam secara sukarela.

Piagam Penghargaan juga diberikan dari Panglima Komando Daerah Militer II/Sriwijaya yang disampaikan oleh Hadi Basuki kepada Subiyanto putra dari Almarhum Mayor (Purn) Imron atas jasanya yang telah menyerahkan satu pucuk senpi FN jenis Browning S Nomor Senjata KNIL 15299 dan 48 butir amunisi kaliber 9 mm serta satu buah magazen atas kepemilikan Alm. Mayor (Purn) Imron yang menjabat sebagai Kepala Seksi Intelejen Korem 043/Garuda Hitam Dam II/Sriwijaya sekira tahun 1968. (Igun)