Sri Menanti Way Kanan, Kampung Siaga Bencana

22 Februari 2018 - 23:02:24 | 254 | HUMANIORA

DL/22022018/bandarlampung

---- Kampung Siaga Bencana (KSB) yakni model pendekatan penanggulan bencana berbasis masyarakat untuk berubah pola pikir dan pola tindak masyarakat dalam penanggulangan bencana. Yakni melalui upaya mempersiapkan masyarakat agar lebih mampu mengelola kerentanan, ancaman dan resiko di wilayahnya sesuai potensi lokal melalui proses perencanaan, pengorganisasasian, penyelenggaraan dan pengendalian.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni, Rabu 21 Pebruari 2018 pada saat pencanangan KSB di Kampung Sri Menanti, Kec. Negara Bathin, Kabupaten Way Kanan.

Pelatihan KSB dilaksanakan pada 19 sampai 21 Februari 2018. Sebelum dicanangkan terlebih dahulu ada 60 orang dari kampung Sri Menanti dibekali tentang informasi kebencanaan, mitigasi bencana bahwa gladi tentang penanggulangan korban bencana, baik evakuasi kurban dengan perahu karet, pemasangan tenda dan sebagainya.

Setelah itu, dilakukan pengorganisasian sehingga fungsi dan perannya jelas. Seluruh masyarakat kampung antusias dalam mengikuti kegiatan.

Kasubdit kesiapsiagaan dan mitigasi Direktorat PSKBA Kemensos RI Drs. Hi Suhud Hidayat, yang hadir dan memantau pelaksanaan pelatihan dan gladi selama berlangsungnya kegiatan sangat mengapresiasi atas keseriusan masyarakat dalam kegiatan ini.

Langganan Banjir

“Masyarakat Kampung Sri Menanti merupakan masyarakat yang ramah dan kompak untuk mendukung pelaksanaan kegiatan.” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Way Kanan, Supardi mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan pada setiap Kecamatan mengingat hampir pada setiap wilayah kecamatan terdapat titik-titik rawan bencana. Jenis bencana alam yang sering terjadi yakni banjir, angin puting beliung dan kebakaran.

Sementara Kepala Kampung Sri Menanti, Abdul Roni mengatakan bahwa di kampung ini hampir setiap musim penghujan menjadi langganan banjir, karena letaknya yang berdekatan dengan sungai  Way Kanan.

“Untungnya rumah penduduknya sebagian besar masih rumah panggung sehingga tidak perlu mengungsi namun aktivitas sehari-harinya lumpuh total.  Januari 2018, airnya sampai setinggi lantai rumah,” ujarnya.

Sebagai narasumber dalam pelatihan KSB  yakni dari Kementerian Sosial RI, Tagana Provinsi Lampung, Danramil dan Kapolsek setempat.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung atas nama Gubernur menyerahkan bantuan berupa Perahu Karet, Tenda Family, Tenda Gulung dan berbagai peralatan penanggulangan bencana kepada Ketua KSB Kampung Sri Menanti. (Ppid-Dinsos)