Polres Lamsel amankan 4 Kg Sabu-sabu

21 Februari 2018 - 18:58:46 | 293 | HUKUM & KRIMINALITAS

DL/21022018/KALIANDA

---- Kepolisian Resort Lampung Selatan harus terus bekerja keras memerangi peredaran berbagai jenis narkotika yang lalu lalang di pelabuhan penyeberangan Bakauheni Lampung Selatan, yang tampak tidak pernah sepi.

Baru-baru ini Sat Res Narkoba Polres Lampung Selatan yang bertugas di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan berhasil membekuk dua orang kurir narkotika jenis Sabu-sabu asal medan.

Dua kurir berinisisal AR dan MH membawa narkoba Sabu-sabu dengan 4 paket seberat 4 kg. “Mereka ini diamankan petugas Sat Res Narkoba Polres Lamsel pada 11 Pebruari 2018 lalu di Pelabuhan Bakauheni Lamsel.” kata Kapolres Lamsel AKBP M.Syarhan pada press release di Mapolres setempat, Senin 19 Pebruari 2018.

Syarhan mengatakan kedua pelaku tergiur dengan upah Rp60 Juta yang djanjikan pemilik barang haram itu. Kedua pelaku tersebut diperintah oleh sesorang yang bernama Ibra yang saat ini masih buron.

Dua kurir tersebut mengunakan kendaraan roda 4 Suzuki Ertiga no pol, B 2877 TOF dari Medan tujuan Jakarta yang sedianya barang akan diserahkan kepada Dad yang juga DPO Polres Lamsel.

“Kedua pelaku ini dijerat pasal 114 ayat 3 pasal 112 ayat 2 pasal 115 ayat 1 dan pasal 23 ayat 1 Undang- undang RI Nomor 35, tahun 2009 tentang narkoba dengan ancaman pidana seumur hidup, paling singkat 6 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara serta paling berat hukuman mati.” Ujar Syarhan.

Pada kesempatan itu Syarhan juga mengungkapkan tentang kasus penyelundupan 2 buah dus berisikan 46 paket ganja yang diamankan jajarannya.  Penangkapan ini selang beberapa hari setelah menggagalkan penyelundupan narkoba jenis Sabu di tempat yang sama.

Menurut Kapolres, 46 paket Ganja itu dititipkan di bus Putra Pelangi dari Deli Serdang, Sumatra Utara tujuan Bogor Jawa Barat. Saat ini Sat Res Polres Lamsel masih melakukan penyelidikan kepemilikan ganja tersebut, pihaknya juga masih mengamankan barang tersebut lantaran pemilik Ganja hanya menitipkan dan kasus tersebut masih dalam penyelidikan. (Hrs)