Pelayanan Di Taspen Dinilai Buruk

21 Februari 2018 - 18:09:30 | 2079 | BERITA DAERAH

DL/21022018/Bandarlampung

--- Kantor Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) Lampung yang bertugas dalam kaitannya dengan urusan tabungan dan asuransi milik para pegawai negeri sipil (PNS) digadang bisa memberikan pelayanan yang nyaman dan ramah terhadap semua pengguna jasa Taspen.

Namun ternyata pelayanan di kantor itu berbanding terbalik dengan iklan layanan masyarakat yang ditayangkan dibagian depan kantor Taspen tersebut.

Keluhan dan protes keras dilontarkan seorang warga kelurahan Labuhan Ratu Bandarlampung, Gunawa, yang sedang mengurus ausransi milik mertuanya yang juga PNS.

Hal buruk yang diterima Gunawan sebagai nasabah atau pengguna jasa Taspen adalah pelayanan dan keramahan yang hilang pada para petugas di Taspen itu.

Ada lontaran kalimat bernada ketus dari seorang petugas yang dinilai kurang etis. “Kalo tak mau menunggu, berkasnya diambil aja lagi,” kata Gunawan Parikesit mengutip kata-kata petugas, Selasa 20 Pebruari 2018.

Menurut dia, perkataan petugas itu sangat tidak layak dilontarkan, karena Taspen merupakan perusahan yang harus memberikan pelayanan sebaik mungkin. “Saya sudah dua hari, mengurus tunjangan ayah yang meninggal, namun hingga kini belum ada penjelasan,” ujarnya.

Pelayanan Taspen dinilai tidak sesuai dengan iklan yang ditayangkan di ruang tunggu nasabah tersebut. “Iklannya aja yang mempromosikan bahwa Taspen siap untuk melayani masyarakat secara cepat. Tapi prakteknya Nol besaaar,” kata dia. 

Antara bunyi iklan dan kenyataan di lapangan bagai bumi dan langit, tentunya tidak sesuai dengan yang saat ini dirasakan. “Pokoknya saya kecewa,” imbuhnya seperti dirilis harianmomentum.com edisi Selasa 20 Pebriari 2018.

Berdasarkan informasi, pelayanan terkendala akibat jaringan pusat sedang bermasalah. Sementara,  Kepala Bidang dan Kepala Bagian Taspen belum bisa dikonfrimasi lantaran sedang dinas luar.

Dari pantauan di kantor Taspen Lampung,  terlihat hanya beberapa staf yang bersiaga di meja pelayanan. Serta, beberapa meja kosong tanpa adanya petugas yang siaga memberikan pelayanan. (**)