Frans Agung: Masyarakat Harus Tahu Zat Berbahaya

21 Februari 2018 - 13:57:45 | 196 | KESEHATAN

DL/21022018/TULANGBAWANG

---- Anggota Komisi IX DPR RI Frans Agung MP Natamenggala menegaskan bahwa masyarakat sudah saatnya mengetahui meskipun dalam dasar-dasarnya berbagai zat berbahaya yang bisa saja terkandung di dalam makanan, obat-obatan maupun kosmetik.

Ini diungkapkan Agung yang bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) melakukan sosialisasi kepada warga di Kelurahan Gunung Sakti, Kecamatan Menggala Selatan, Tulangbawang, Selasa 20 Pebruari 2018.

Sosialisasi tersebut bertujuan mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai obat, makanan dan kosmetik yang mengandung zat berbahaya.

Frans Agung mengatakan program sosialisasi tersebut merupakan program Komisi IX DPR bersama mitra kerja BPOM. “Kegiatan ini merupakan reses Komisi IX dengan agenda sosialisasi agar masyarakat mewaspadai beredarnya obat dan makanan yang berbahaya,” ujarnya.

Menurut dia, saat ini obat dan makanan yang mengandung zat berbahaya marak di masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat harus jeli dan teliti sebelum mengkonsumsi. “Belilah makanan yang higienis dan sebelum dibeli harus diteliti terlebih dahulu,” ujarnya di hadapan ratusan warga.

Frans Agung, mengingatkan kepada masyarakat khususnya di pedesaan, saat ini selain obat dan makanan berbahaya, peredaran narkoba juga sudah merambah di pedesaan. “Kita juga harus mewaspadai bahaya narkoba. Dan narkoba saat ini sudah masuk ke pedesaan dan itu tidak pandang bulu,” ungkapnya.

Keberadaan narkoba sudah sangat merugikan dan menjadi momok baru di tengah masyarakat. “Kalau ada yang jual narkoba laporkan. Bapak ibu jangan segan atau takut. Di sini ada pak Kepala Kampung,” ungkapnya.

Terkait sudah makin dekatnya bulan puasa Ramadhan diingatkan kepada masyarakat harus makin waspada. “Makanlah makanan yang bersih tidak mengandung zat berbahaya,” ucapnya.

Apalagi saat ini, lanjutnya, di Tulangbawang sudah ada perwakilan BPOM agar kedepan masyarakat yang ingin meregistrasi hasil produknya tidak jauh-jauh lagi ke Bandar Lampung.

“Sebentar lagi di Tulangbawang ini akan berdiri perwakilan BPOM. Artinya nanti masyarakat tidak jauh jauh lagi ke Bandar Lampung dalam mendaftarkan produknya agar Bersertifikasi halal,” Ungkapnya.

Sementara Kepala BPOM Lampung, Dra Syamsuliani memberikan apresiasi kepada Frans Agung MP Natamenggala sebagai anggota Komisi IX DPR RI.

Menurut dia, kegiatan sosialisasi KIE Obat dan Makanan ini merupakan salah satu program komisi IX DPR RI. “Kita bangga, bapak Frans adalah tokoh Lampung yang ada di komisi IX. Tentu sebagai wakil rakyat yang memperjuangkan aspirasi masyarakat Frans Agumg bersedia turun ke masyarakat,” terangnya.

Syamsuliani menegaskan bahwa sosialisasi kepada masyarakat ini merupakan program Frans Agung sebagai anggota Komisi IX DPR RI.

Oleh karena itu pihaknya berharap, Frans Agung dapat lebih memperjuangkan dengan membuat regulasi  terkait beredarnya obat yang terlarang. (Lis/Kf)