Honda Kembali Uji Kompetensi Keahlian Siswa SMK

19 Februari 2018 - 00:23:07 | 1054 | PENDIDIKAN

DL/18022018/Bandarlampung

---- ADVERTORIAL. Sebagai bagian dari konstribusi perusahaan dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas dan terampil pada dunia kerja, PT. Tunas Dwipa Matra selaku main dealer sepeda motor Honda di Lampung kembali menggelar kegiatan Uji Kompetensi Siswa (TSM) Teknik Sepeda Motor pada 15 Februari 2018.

Kegiatan yang berlangsung di SMK PGRI Pasir Sakti Lampung Timur dan SMKN 2 Bandar Lampung ini diikuti oleh siswa SMK Kelas XII Jurusan Teknik Sepeda motor.

Dalam pelaksanaannya, para siswa ini diuji ketrampilan oleh Asessor dari TDM dalam hal perawatan sepeda motor sesuai dengan SOP yang ada.

Kegiatan yang berlangsung sejak 12 Februari hingga awal Maret 2018, diikuti oleh semua SMK di Lampung. Honda turut bagian dalam menjadi assessor di 20 SMK Binaan di Lampung diantaranya SMKN 2 Bandar Lampung, SMK Kasgoro, SMKN 1 Padang Cermin, SMK Widya Yahya Gading Rejo, SMK Nusantara Kota Bumi, SMK Muhammadiyah Tumijajar, SMKN 5 Bandar Lampung.

Lalu SMKN 1 Tanjung Raya, SMKN 1 Pagar Dewa, SMK Muhammadiyah Gunung Agung, SMK MAARIF NU 1 Purbolinggo, SMK Negeri 2 Kalianda, Lampung Selatan, SMK Negeri 1 Seputih Agung, Lampung Tengah.

Kemudiann SMKN 3 Kotabumi, SMK Muhammadiyah Abung Semuli, SMK Negeri 1 Krui dan SMK Negeri 1 Merbau Mataram, SMK PGRI Pasir Sakti, SMK Darusy Syafaah Kota Gajah dan SMKN 1 Banjit Way Kanan.

Manager Technical Service Departemen (TSD) TDM, Adi Chanserrio mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai tolok ukur kemampuan siswa terkait kejuruan (TSM) teknik sepeda motor sekaligus untuk menguji kompetensi siswa jurusan TSM sebagai salah satu syarat kelulusan siswa kelas XII.

“Melalui kegiatan ini kami berharap skill siswa yang lulus sudah sesuai dengan kebutuhan dan standar yang ada di Industri maupun lapangan kerja sehingga membantu tercapainya program pemerintah yaitu program link & match antara dunia pendidikan dan dunia industri.” Katanya.

Adi menambahkan dirinya berharap melalui kegiatan ini para siswa dapat terus meningkatkan kompetensinya di bidang otomotif roda dua, sehingga ke depan dapat menjadi tenaga-tenaga terampil yang siap memasuki dunia kerja. (Adv/novi)