X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      MOHON MAAF SELAMA SEPEKAN, KAMI TIDAK DAPAT DIAKSES KARENA SEDANG ADA PERBAIKAN. NAMUN SAAT INI SUDA      

Diduga KPU Main Curang, Wartawan Dilarang Liputan

  • dibaca 948 kali

    DL/13022018/Lampung Utara

    ---- Diduga panitia main curang, puluhan wartawan dari berbagai media dilarang masuk untuk melakukan peliputan kegiatan Rapat Pleno Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara, yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Di Gedung Islamic Center Kotabumi, Rabu 13 Pebruari 2018.

    Tampak puluhan wartawan dari berbagai Media Cetak, Elektronik dan Online yang ingin masuk ke dalam gedung, guna melakukan peliputan kegiatan yang berlangsung ditahan oleh panitia pelaksana dengan dibantu aparat kepolisian yang berjaga mengamankan lokasi acara. Akhirnya kegiatan tersebut menimbulkan kekesalan dan berbagai pertanyaan dari para jurnalis .

    Seperti yang diungkapkan Panji, salah satu wartawan media online menuturkan, saat itu para pewarta dilarang masuk oleh panitia dengan dalih kegiatan belum dimulai. Sementara para pasangan calon sudah berada di dalam gedung dan acara telah berlangsung.

    Untuk menghindari keributan akhirnya para awak media sepakat tidak melakukan peliputan dan  meninggalkan lokasi acara.

    “Kami ini cuman mau liputan buat berita, acara itu sudah dimulai, tapi semua wartawan kok dilarang masuk sama panitia, sebenarnya ada apa, acara itukan terbuka untuk umum,” keluhnya diamini rekan media lainnya.

    Tandai Nomor Urut, Panitia Diprotes

    Berdasarkan pantauan di lokasi, ternyata dalam pelaksanaan Rapat Pleno Pengundian Nomor Urut tersebut menuai protes dari beberapa tim pendukung Pasangan Calon.

    Pasalnya diduga panitia telah melakukan kecurangan dengan menandai salah satu nomor urut yang akan dipilih oleh para kandidat. Tampak Agus Tori bersama beberapa tim pendukung pasangan calon kandidat lainnya melakukan protes terhadap panitia, mereka meminta panitia mengocok ulang nomor undian yang telah disiapkan.

    ” Jujur saja kita, sportif, belum apa-apa sudah mau maen curang. Ini kan sama aja mancing keributan. Kami minta diganti dikocok ulang nomor undian itu kami mau kegiatan ini kondusif,” tegas Agus Tori bersama tim lainnya.

    Setelah perwakilan dari ketiga Pasangan Calon Kandidat bermusyawarah dengan Ketua dan Anggota KPU stempat, akhirnya mereka sepakat untuk melanjutkan pengundian nomor urut bagi pasangan calon secara sportif.

    Pada pengundian itu Pasangan Zainal Abidin dan M. Yusrizal (ZAYA) mendapatkan nomor urut 1, untuk pasangan Aprozi Alam dan Ice Suryana (OCE) dapat nomor urut 2.

    Sementara pasangan calon Petahana Agung Ilmu Mangkunegara dan Budi Utomo (ABDI) mendapatkan nomor urut 3, pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Lampung Utara yang akan berlangsung secara serentak pada bulan Juni 2018 mendatang.

    Meski sempat terjadi insiden dan pelarangan terhadap wartawan, akhirnya Rapat Pleno Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara tetap berjalan lancar. (Zan)

  • Berita Terkait

  • PKH Monitoring Penyaluran Bansos Rastra Waykanan

    Warga Berharap Jalur Alternatif Bandarjaya Diselesaikan

    PAUD Matahari Ganjar Asri Dengan Metode Cantol

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar